REQNews.com

Viral Tembok Raksasa Sepanjang 110 Km di Bawah Laut Papua, Begini Penjelasan BRIN

News

Friday, 27 June 2025 - 16:00

viral Tembok Raksasa di Bawah Laut Papua (Foto:Istimewa)viral Tembok Raksasa di Bawah Laut Papua (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews -  Sebuah video dengan narasi penemuan tembok raksasa di bawah laut Papua kembali viral di media sosial dan menghebohkan netizen.

Netizen pun banyak memberikan spekulasinya terkait tembok tersebut, mulai dari dugaan peninggalan peradaban Atlantis, karya ras raksasa, hingga hasil teknologi canggih.

Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun TikTok @Jurnal TV Official. Dalam narasi video yang dibagikan dijelaskan bahwa ilmuwan menemukan tembok misterius raksasa berdiri kokoh di bawah laut di sebelah utara Pulau Papua yang dikenal dengan sebutan Jayapura Wall atau Tembok Jayapura. 

Dalam narasinya, para ilmuwan itu sedang meneliti keindahan laut dan terkejut melihat tembok raksasa yang memiliki ketinggian dua kali lipat dari gedung tertinggi di dunia Burj Khalifadi Dubai. 

Dijelaskan juga bahwa penemuan tersebut hingga kini menjadi misteri di kalangan para ilmuwan lantaran rembok raksasa itu belum diketahui sejak kapan berdiri di bawah laut dan siapa yang membangunnya.

Dalam video yang diunggah ulang di sejumlah platform media sosial, menyebutkan struktur tembok sepanjang 110 kilometer, tinggi 1.860 meter dan lebar 1.700 meter dengan lokasi di bawah laut Papua. Publik menyebutnya sebagai “Jayapura Wall”.

Ternyata video tersebut sudah beredar sejak 2011 lalu, lalu kembali mencuat pada Mei 2023. Kini di pertengahan 2025 video tersebut kembali muncul dengan narasi sama.

Ahli Geologi Tektonik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Haryadi Permana pernah menyampaikan informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. Menurutnya, struktur yang dilihat dalam peta merupakan hasil dari resolusi rendah dan bukan bangunan buatan manusia.

"Itu gambaran dasar laut dari peta resolusi rendah jadi yang dilihat adalah false image," ujar Haryadi dikutip dari laman Kominfo Pemprov Jatim, Jumat 27 Juni 2025.

Lebih lanjut Haryadi menjelaskan bahwa video yang ditampilkan itu merupakan false image dari hasil ekspedisi US Navy selama Perang Dunia II.

Apa yang disampaikan seperti tembok raksasa di Papua itu adalah tebing patahan bawah laut.

"Peta yang ditampilkan adalah hasil ekspedisi US Navy selama Perang Dunia 2. Jadi, ada lembah-lembah membentuk palung. Ada juga gawir memanjang merupakan tebing patahan bawah laut," pungkas Haryadi.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.