REQNews.com

Polri Gunakan Anggaran 2026 untuk Pengadaan Robot Humanoid hingga Robodog

News

Monday, 30 June 2025 - 21:45

Puluhan robot beratribut polisi turut ramaikan Monas, Jakarta (Foto: Polri)Puluhan robot beratribut polisi turut ramaikan Monas, Jakarta (Foto: Polri)

JAKARTA, REQnews - Polri telah melakukan kerja sama dengan PT SARI Teknologi untuk mengembangkan sejumlah robot seperti humanoid hingga robot anjing atau robodog (K9). 

Robot-robot tersebut sebelumnya ditampilkan dalam kegiatan gladi kotor dan akan ditampilkan juga dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-79 di Silang Monas, Jakarta Pusat pada Selasa 1 Juli 2025 besok. 

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menyebut bahwa adanya robot-robot tersebut telah dibahas dalam rencana strategis Polri tahun 2025-2045. Ia juga mengatakan bahwa pihaknya telah memasukan pengadaan robodog pada anggaran tahun 2026. 

"Anggarannya kan untuk 2026," kata Sandi kepada wartawan di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan pada Senin 30 Juni 2025. 

Ia menjelaskan bahwa kegunaan robot tersebut sama dengan K9, yaitu untuk mendeteksi bahan-bahan dan benda-benda berbahaya. 

"Namun, lebih efektif karena tidak perlu kita beri makan setiap hari, tidak perlu proses latihan dengan tenaga pawang, tahan cuaca ekstrem dan sebagainya," kata dia. 

Ia menjelaskan bahwa robot humanoid efektif untuk teknologi pemindaian wajah dan pemantauan pelanggaran lalu lintas secara elektronik. Menurutnya, robot tersebut dapat lebih dinamis karena memiliki kemampuan bergerak bebas dan pandangan 360 derajat. 

"Untuk robot humanoid hampir sama, untuk melakukan scanning, identifikasi biometrik Polri, pengenalan wajah di tempat-tempat keramaian, dan untuk pemantauan pada jalur-jalur rawan pelanggaran lalu lintas," katanya. 

Jenderal bintang dua Polri itu mengatakan jika robot humanoid telah dipakai oleh Kepolisian Tiongkok untuk membantu patroli kepolisian. Bahkan, Dubai juga menggunakan robot dalam memberikan pelayanan perpanjangan SIM. 

Lebih lanjut, pihaknya berharap agar robot-robot tersebut dapat berfungsi untuk pengawasan dan pemantauan di lokasi berbahaya. 

Pemantauan dilakukan seperti pada gedung terbengkalai atau area bencana, penanganan situasi berbahaya termasuk penjinakan bahan peledak dan penyanderaan, pencarian hingga penyelamatan korban bencana alam dan kebakaran. 

"Yang menjadi harapan juga robot-robot dapat dikembangkan untuk mengoptimalkan tugas-tugas kepolisian dalam rangka harkamtibmas, pelayanan publik, maupun penegakkan hukum yang lebih presisi, humanis, transparan dan akuntabel," ujarnya.
 

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.