REQNews.com

Polri Gelar TFG Jelang HUT Bhayangkara ke-79, 5.800 Personel Siap Amankan Monas!

News

Monday, 30 June 2025 - 23:15

Kegiatan Tactical Floor Game (TFG) jelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79 (Foto: Polri)Kegiatan Tactical Floor Game (TFG) jelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79 (Foto: Polri)

JAKARTA, REQnews – Polri menggelar simulasi pengamanan melalui kegiatan Tactical Floor Game (TFG), jelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Selasa 1 Juli 2025 besok. 

Kegiatan ini diikuti oleh gabungan personel dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan unsur pendukung lainnya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. 

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan bahwa TFG menjadi salah satu langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan kesiapan teknis seluruh petugas lapangan dalam pengamanan lalu lintas, titik parkir, hingga skema evakuasi tamu undangan. 

Dalam simulasi tersebut, miniatur kendaraan hingga replika jalur digunakan untuk menggambarkan skenario lapangan secara menyeluruh. Pengaturan pergerakan iring-iringan VVIP, titik pengamanan, dan alur keluar-masuk peserta dibahas secara rinci. 

Agus mengatakan bahwa sebanyak 5.800 personel gabungan akan diterjunkan dalam pengamanan acara yang rencananya akan dihadiri Presiden RI, Prabowo Subianto. 

“Cukup banyak ya. Hampir 5.800 personel akan ditugaskan. Ada yang berjaga di lokasi utama, jalan protokol, tol, hingga kantong parkir. Semua titik menjadi fokus pengamanan kami,” kata Agus dikutip pada Senin 30 Juni 2025. 

Menurutnya, posko gabungan juga akan diaktifkan untuk mengendalikan komunikasi operasional di lapangan, termasuk pemantauan arus lalu lintas dan pergerakan tamu-tamu VVIP. 

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengatakan bahwa akan ada peningkatan aktivitas luar biasa di sekitar Monas dan sekitarnya. 

Ia pun menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari kawasan tersebut sejak dini hari dan tidak memaksakan diri melintas di jalur yang sudah direkayasa. 

"Kami mengimbau masyarakat untuk hindari ruas-ruas yang berpotensi padat, seperti Sudirman–Thamrin, Tomang–Harmoni, Juanda–Veteran, Gunung Sahari, Tugu Tani, dan Cempaka Putih. Gunakan jalur alternatif atau transportasi publik,” kata Komarudin. 

Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketenangan di jalan, terutama terhadap pengemudi yang kerap terpancing emosi saat menghadapi kemacetan. 

“Petugas kami juga manusia, ada kalanya lelah atau emosi. Maka kami imbau pengendara tidak membunyikan klakson berlebihan seperti ‘tetetotet’. Itu tidak menyelesaikan masalah,” tegasnya. 

Komarudin turut menyampaikan bahwa Mabes Polri telah mengeluarkan surat imbauan agar sejumlah kantor menerapkan sistem Work From Home (WFH) pada 1 Juli demi mengurangi beban lalu lintas di pusat kota.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.