REQNews.com

Namanya Ditulis di Surat Mahasiswi UNS yang Loncat ke Bengawan Solo, Ini Dia Sosok Sumardiyono

News

Rabu, 02 Juli 2025 - 20:00

Surat Mahasiswi UNS yang Bunuh Diri di Bengawan Solo (Foto:Istimewa)Surat Mahasiswi UNS yang Bunuh Diri di Bengawan Solo (Foto:Istimewa)

SOLO, REQNews  -  Namanya terseret di kasus kematian mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) Devitasari Anugraeni yang melakukan bunuh diri dengan melompat ke Sungai Bengawan Solo. Sumardiyono ternyata dosen di UNS.

Devitasari merupakan mahasiswi Program Studi D4 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Sekolah Vokasi UNS semester 8, angkatan 2021.

Nama Sumardiyono diketahui ditulis Devitasari dalam pesan terakhirnya di secarik kertas.

Hingga sosok Sumardiyono pun banyak menjadi pertanyaan masyarakat.

Dalam pesan tersebut, Devitasari meminta maaf kepada Sumardiyono lantaran tidak menepati janji.

"Aku pergi ya... Jangan salahin keluarga atau tempat instansi aku kuliah. Aku hanya bermasalah dengan diriku sendiri. Terkadang aku merasa bukan diriku. Aku Capek, maaf Untuk Bp. Dr. Sumardiyono.S.Km karena telah mengkhianati dan berjanji untuk bertahan...... Tak masalah semua orang bilang yang lain bipolar juga bisa...... aku enggak.. aku capek.... Buu maaf aku tak sekuat ibu....," tulis Devitasari Anugraeni dalam suratnya.

Dalam keterangan resmi UNS, sekretaris sekaligus juru bicara UNS, Agus Riwanto mengatakan, Sumardiyono, merupakan Dosen Pembimbing Akademik, Dosen Pembimbing Pertama Skripsi, dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Sekolah Vokasi UNS.

"Bapak Sumardiyono dan Kaprodi D4 K3 mengetahui kondisi kejiwaan mahasiswi yang bersangkutan, dan telah memberikan rekomendasi kemudahan dalam proses penyusunan skripsi," katanya, Rabu 2 Juli 2025.

Sumardiyono dan Kaprodi D4 K3 juga pernah menyampaikan surat resmi kepada pihak keluarga agar putrinya, Devitasari istirahat selama tiga bulan. Namun, mahasiswi tersebut memberikan respons penolakan dengan alasan tidak ingin dikasihani.

Bahkan, sebelumnya Sumardiyono juga mendapat informasi korban ingin melakukan percobaan bunuh diri. Informasi tersebut diperoleh Sumardiyono saat korban meminta tandatangan pengesahan pasca-ujian skripsi. Saat itu, Sumardiyono berusaha menguatkan korban dan menyatakan apa yang sudah dicapai adalah sebuah prestasi yang membanggakan.

"Mahasiswi yang bersangkutan berjanji untuk berusaha membahagiakan keluarga, pembimbing, dan institusi UNS dengan melanjutkan hidup dan menghindari keinginan bunuh diri," tandas Agus dalam keterangan resminya.

Namun ternyata, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melompat ke sungai Bengawan Solo dari jembatan Jurug, Selasa 1 Juli 2025 siang. Aksi korban sempat dipergoki driver ojek online yang saat itu tengah melintas.

Kini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban. 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.