REQNews.com

Ternyata! Begini Kronologi Penganiayaan Terhadap Brigadir Nurhadi yang Berujung Tewas

News

Rabu, 09 Juli 2025 - 13:00

Ilustrasi garis polisiIlustrasi garis polisi

JAKARTA, REQnews - Dua aparat kepolisian di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Ipda Haris Chandra ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir Muhammad Nurhadi. Selain itu wanita berinisial M juga telah ditetapkan sebagai tersangka. 

Dirreskrimum Polda NTB Kombes Syarif Hidayat menegaskan bahwa pembunuhan terjadi di kawasan vila yang berada di Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu 16 April 2025. Diduga mereka menggelar pesta.

"Pesta di sana, datang ke sana diberikan benda ilegal (narkoba)," kata Syarif lewat keterangannya, Senin 7 Juli 2025. 

Diketahui bahwa motif pembunuhan Nurhadi karena diduga berusaha mendekati teman wanita salah satu pelaku. Adapun kronologinya yaitu pertama, Brigadir Nurhadi bersama pelaku datang di salah satu vila di Gili Trawangan, Lombok. 

Di lokasi ini mereka menggelar pesta bersama teman wanita. Mereka juga diduga mengonsumsi narkoba. 

Pada pukul 20.00 WITA, korban Nurhadi juga berendam bersama pelaku dan teman wanitanya. Kombes Syarif menegaskan bahwa Brigadir Nurhadi diduga merayu teman wanita pelaku. 

"Ada peristiwa almarhum mencoba untuk merayu dan mendekati rekan wanita salah satu tersangka," kata Syarif.

Pada pukul 21.00 WITA, pelaku diduga menganiaya korban di dalam kolam hingga pingsan dan diabiarkan. Korban akhirnya tewas.

"Patut diduga ada saat korban itu meninggalnya space waktu 20.00-21.00 WITA," kata Syarif.

Alhasil, pada pukul 21.20 WITA, pihak vila menghubungi klinik namun korban tidak bisa diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal pada pukul 22.14 WITA. Kesimpulan ini diperoleh berdasarkan hasil autopsi. Polisi juga menduga bahwa korban masih hidup usai dianiaya namun kondisinya kritis dan diduga tenggelam. 

Hingga saat ini, kasus tersebut masih terus didalami oleh pihak kepolisian.

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.