Pemimpin Komunitas Muslim Eropa Kunjungi Israel, Universitas Al Azhar Mencak-mencak
Kairo, REQNews.com -- Universitas Al-Azhar, Mesir -- pusat pendidikan tertinggi Islam Sunni -- mengecam sekelompok imam, atau pemimpin komunitas Muslim, dari Eropa yang mengunjungi Israel untuk menyampaikan apa yang disebut pesan perdamaian.
"Orang-orang itu mengklaim, dengan dalih meragukan dan menipu, bahwa kunjungan mereka bertujuan mempromosikan dialog dan koeksistensi antaragama, sementara secara terang-terangan mengabaikan genosida yang sedang berlangsung di Gaza," kata Universitas Al-Azhar dalam pernyataan resmi yang diposting di Facebook.
Pemimpin komunitas Muslim yang berkunjung ke Israel berasal dari Prancis, Inggris, dan Italia. Universitas Al Azhar mengatakan mereka tidak mewakili Islam atau Muslim, dan memperingatkan kepada individu yang berkompromi secara moral dan mengkhianati nilai-nilai agama demi keuntungan pribadi dan politik.
Dewan Imam Eropa juga mengecam, dengan mengatakan para imam itu tidak memiliki hubunagn dengan lembaga-lembaga terkemuka atau organiasi Islam terpercaya yang dikenal di kalangan Muslim Eropa.
"Kami terkejut dengan pemberitaan kunjungan para imam ke Israel, dan pertemuan mereka dengan tokoh-tokoh kriminalnya," kata Dewan Imam Eropa dalam pernyataannya.
"Tindakan mereka sangat bertentangan denagn kepekaan manusia atau moral, dan bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam paling mendsara, yang menyeru untuk berpihak pada kaum tertindas, menolak ketidakadilan, dan menunjukan kesetiaan kepada kaum Muslim yang rentan," lanjut Dewa Imam Eropa.
Kunjungan itu, masih menurut Dewan Imam Eropa, bersifat provokatif dan bertujuan melayani agenda mencurigakan. Lebih dari itu, kunjungan itu tidak mencerminkan sikap Muslim Eropa yang medukung rakyat Gaza.
Pemimpin komunitas Muslim Eropa itu bertemu Presiden Israel Isaac Herzob, Senin lalu, dan menghabiskan satu pekan di Israel. Mereka akan menjelajahi banyak sudut Israel dan bertemu pemimpin politik, militer, dan para rabbi. Terakhir berkunjung ke Masjid al Aqsa di Yerusalem.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.