REQNews.com

Badai, Perahu Rombongan DPRD Mentawai Terbalik di Selat Sipora, Ini Identitas Korban Hilang dan Selamat

News

Tuesday, 15 July 2025 - 11:00

Basarnas Evakuasi Korban Kapal Terbalik Anggota DPRD Mentawai (Dok. SAR)Basarnas Evakuasi Korban Kapal Terbalik Anggota DPRD Mentawai (Dok. SAR)

MENTAWAI, REQNews – Kecelakaan laut kembali terjadi, kali ini di perairan Selat Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Senin 14 Juli 2025.

Sebuah perahu penyeberangan atau long boat yang yang melayani rute Sikakap-Tuapejat membawa rombongan, termasuk seorang anggota DPRD Mentawai, terbalik akibat cuaca buruk sekitar pukul 11.00 WIB.

Informasi pertama mengenai kejadian diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai pada pukul 17.40 WIB. Tim rescue langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan RIB 02 Mentawai, dengan estimasi waktu tempuh 1,5 jam dari Dermaga Tuapejat.

Boat berukuran 12 meter dengan mesin 40 PK tersebut dilaporkan membawa total 18 penumpang.

"Dalam rombongan yang berangkat ada salah satu anggota DPRD bersama dua anak dan seorang keponakannya, total 16 orang. Mereka singgah dulu di Dusun Guluguluk untuk menjemput dua orang lagi," kata Bupati Mentawai, Rinto Wardana Samaloisa.

Sekitar 30 menit setelah keberangkatan, cuaca mulai memburuk. Badai, angin kencang, dan hujan deras mengguncang wilayah perairan. Di tengah situasi ini, rombongan Bupati yang menyusul menggunakan kapal berbeda sempat berpapasan dengan perahu rombongan DPRD di perairan Dusun Saumanganya dalam keadaan baik-baik saja.

Namun, ketika rombongan Bupati mendarat di Dermaga Sioban, Kecamatan Sipora Selatan, dan menunggu kedatangan rombongan DPRD di Dusun Sao, kapal yang ditumpangi anggota DPRD tersebut tak kunjung tiba. Cuaca saat itu pun semakin buruk disertai gelombang tinggi.

Beberapa jam kemudian, kabar duka datang. Rombongan Bupati menerima informasi bahwa perahu yang ditumpangi anggota DPRD beserta keluarganya telah terbalik di laut antara Pulau Pagai Utara dan Pulau Sipora.

Ada tujuh orang dari rombongan berhasil selamat. Mereka berenang selama hampir enam jam dari tengah laut hingga tiba di pantai sekitar pukul 17.30 WIB.

Salah satu korban yang selamat menyampaikan bahwa saat perahu mulai oleng, para penumpang membagi tugas. Beberapa bertahan di sekitar perahu, sementara yang lain memilih berenang dengan bantuan operator kapal.

"Operator kapal memegang kompas, dan meski tidak terlihat daratan, mereka berenang perlahan-lahan sampai akhirnya tiba di pantai," jelas Bupati Rinto.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Rudi mengatakan, pencarian dilakukan secara menyeluruh dan berhati-hati dengan dukungan Kapal Negara (KN) SAR Ramawijaya serta pemantauan cuaca intensif. Lokasi pencarian difokuskan pada koordinat 2°27'20.26"S dan 99°56'23.32"E.

"Kami bergerak cepat begitu informasi diterima. Fokus kami adalah menemukan seluruh korban dalam keadaan selamat," ujar Rudi, Senin 14 Juli 2025 malam.

Berikut daftar 11 korban hilang yang masih dalam status pencarian :

1. Simbeksin, laki-laki (BKPSDM)

2. Kevin, laki-laki, keponakan Simbeksin

3. Viktor, laki-laki (DPKP)

4. Wike, perempuan (DPKP)

5. Sudarmono, laki-laki (PUPR)

6. Adolf Sakerebau

7. Isar, laki-laki, anggota DPRD Mentawai

8. Tesa, perempuan, anak dari Isar

9. Roroi, laki-laki

10. Seorang anak perempuan (identitas belum diketahui)

11. Guntur Saleleubaja (DPKP)

Korban Ditemukan Selamat
7 orang ditemukan dalam keadaan selamat :

1. Peter son (operator boat)

2. Marlon Saragi (DPKP)

3. Nensyah Niningtias (DPKP)

4. Emilia Contesa (DPKP)

5. Marhan Saleleubaja (DPKP)

6. Gunawan Toroi (kontraktor)

7. Seorang operator boat (nama belum diketahui)
 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.