REQNews.com

DPD KNPI Kaltara Kecam Dugaan Kekerasan oleh Polisi Terhadap Peserta Aksi Demo Mahasiswa

News

Jumat, 18 Juli 2025 - 10:38

Aksi demo mahasiswa di Mapolda Kaltara (Foto: Istimewa)Aksi demo mahasiswa di Mapolda Kaltara (Foto: Istimewa)

KALIMANTAN UTARA, REQnews - Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kalimantan Utara (Kaltara) menuntut Polri untuk mengusut tuntas kasus kekerasan saat demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di Mapolda Kaltara pada Kamis 17 Juli 2025. 

Berdasarkan informasi, dalam aksi demo tersebut diduga oknum anggota polisi menyiramkan bahan bakar kepada mahasiswa sehingga api pembakaran ban pun menyebar dan menyambar tiga orang mahasiswa. 

"Yang berujung luka bakar pada sejumlah demonstran," kata Ketua DPD KNPI Kaltara Niko Ruru dalam keterangannya pada Jumat 18 Juli 2025. 

Kemudian, kata dia, menjatuhkan hukuman berat terhadap siapapun anggota Polri yang terlibat atau lalai, sehingga menyebabkan terbakarnya sejumlah demonstran pada aksi tersebut 

"Polri agar mengedepankan hak asasi manusia dalam penanganan demonstrasi massa," kata dia. 

Pihaknya pun menolak aksi kekerasan oleh pihak kepolisian terhadap mahasiswa yang melakukan demonstrasi. 

"Menolak segala bentuk aksi aksi kekerasan terhadap mahasiswa yang melakukan demonstrasi," kata Niko. 

Ia menegaskan bahwa demonstrasi yang dilakukan para mahasiswa di Polda Kaltara merupakan salah satu bentuk saluran demokrasi yang dijamin oleh undang-undang. 

Sehingga, kata dia, sudah selayaknya mereka dijamin kebebasannya menyampaikan aspirasi. 

Niko menyatakan bahwa DPD KNPI Kaltara mendukung Polri melakukan pembersihan di tubuh kepolisian, terhadap pelaku maupun yang melindungi anggota Polri yang terlibat dalam kasus kejahatan narkotika dan obat-obatan terlarang. 

"Juga mendukung aksi-aksi mahasiswa yang menyoroti keterlibatan anggota kepolisian dalam peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di Kalimantan Utara," ujarnya. 

Menurutnya, hal ini merupakan bentuk kecintaan mahasiswa terhadap institusi kepolisian yang bersih, berwibawa sebagai pengayom masyarakat. 

Sebelumnya, terjadi aksi demonstrasi elemen mahasiswa di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Dalam aksi tersebut, diduga mendapat aksi represif oknum kepolisian. 

Kemudian, tiga orang mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Tanjung Selor dilaporkan menjadi korban penyiraman bensin sehingga mengalami luka bakar.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.