Sebut Fitnah, Donald Trump Gugat Media Ini hingga Rp162,9 Triliun soal Berita Epstein
WASHINGTON, REQNews - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengajukan gugatan hukum senilai 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp162,9 triliun (kurs Rp16.290) terhadap The Wall Street Journal dan taipan media Rupert Murdoch pada Jumat 19 Juli 2025.
Gugatan tersebut dilayangkan sehari setelah surat kabar tersebut menerbitkan berita yang melaporkan hubungan dirinya dengan mendiang pemodal kaya, Jeffrey Epstein.
Tuduhan Surat Palsu dan Gugatan Hukum Gugatan terbaru Trump dipicu artikel The Wall Street Journal (WSJ) yang menyoroti kembali hubungannya dengan Epstein, yang di dalamnya menguraikan sebuah surat bernada seksual yang menurut surat kabar menyandang nama Trump dan disertakan dalam album ulang tahun ke-50 Epstein pada tahun 2003.
Trump dengan tegas membantah menulis surat itu dan menuduh WSJ serta para reporternya dengan 'sengaja dan gegabah' menerbitkan berita 'salah, jahat, dan memfitnah'. Sehingga menyebabkan 'kerugian finansial dan reputasi luar biasa' bagi dirinya.
Dalam sebuah unggahan di situs Truth Social miliknya, Trump menggambarkan gugatan tersebut sebagai bagian dari upayanya untuk menghukum media berita.
"Gugatan ini diajukan tidak hanya atas nama Presiden favorit Anda, SAYA, tetapi juga untuk terus membela SEMUA orang Amerika yang tidak akan lagi menoleransi kesalahan keji dari Media Berita Palsu," tulisnya.
Trump bersikeras bahwa surat itu palsu. Dia mengatakan telah berbicara dengan pemilik surat kabar, Rupert Murdoch, dan editor puncaknya, Emma Tucker, sebelum berita itu terbit dan memberitahu mereka bahwa surat itu "palsu".
"Itu bukan kata-kata saya, bukan cara saya berbicara. Juga, saya tidak menggambar," kata presiden berusia 79 tahun ini.
Pada gugatannya juga ia menyoroti fakta bahwa WSJ 'gagal melampirkan surat tersebut, gagal melampirkan gambar yang dituduhkan, gagal menunjukkan bukti bahwa Presiden Trump menulis atau menandatangani surat semacam itu, dan gagal menjelaskan bagaimana surat yang diklaim ini diperoleh'.
Menanggapi gugatan tersebut, juru bicara Dow Jones, penerbit The Wall Street Journal, menyatakan pada Jumat malam, bahwa pihaknya memiliki keyakinan penuh pada ketelitian dan keakuratan peliputan, dan akan membela dengan gigih atas segala bentuk gugatan.
Isi Surat dan Argumen Gugatan Surat yang diungkap The Wall Street Journal dilaporkan dikumpulkan oleh sosialita Inggris Ghislaine Maxwell sebagai bagian dari album ulang tahun untuk Epstein, bertahun-tahun sebelum pemodal kaya itu pertama kali ditangkap pada 2006.
Menurut WSJ, surat yang menyandang nama Trump itu berisi teks yang dibingkai oleh gambar yang tampak seperti wanita telanjang yang digambar dengan tangan, dan diakhiri dengan kalimat, "Selamat Ulang Tahun, dan semoga setiap hari menjadi rahasia indah lainnya".
Gugatan ini diambil tidak lama setelah Departemen Kehakiman (DOJ) pada hari yang sama meminta pengadilan federal untuk membuka transkrip grand jury dalam kasus perdagangan seks Epstein.
Hal tersebut dipandang sebagai upaya pemerintah untuk meredam badai kontroversi yang meletus setelah mereka mengumumkan tidak akan merilis arsip tambahan dari kasus tersebut, meskipun sebelumnya telah berjanji untuk melakukannya.
Kontroversi ini telah menciptakan perpecahan besar antara Trump dan basis pendukung setianya.
Beberapa pendukungnya yang paling vokal mengkritik Gedung Putih atas penanganan kasus dan mempertanyakan mengapa Trump tidak ingin dokumen-dokumen tersebut dipublikasikan.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.