Kamboja-Thailand Saling Serang, Mantan PM Hun Sen Bantah Kabar Mengungsi ke Cina
Phnom Pehn, REQNews.com -- Hun Sen, orang kuat dan mantan PM Kamboja, membantah laporan media Bangkok bahwa dirinya mengungsi ke Tiongiok, menyusul bentrok hebat pasukannya dengan tentara Thailand.
"Saya tidak akan lari ie mana pun. Jadi, mohon saudara-saudara sebangsa saja jangan khawatir," kata Hun Sen.
Hun Sen, pemimpin terlama dalam sejarah Kaboja, mengatakan sedang berkoordinasi dengan Hun Manet -- putranya dan PM Kamboja saat ini -- menteri pertahanan dan komandan militer perbatasan Thailand.
Bentrokan, Kamis 24 Juli, menandai peningkatan ketegangan yang cepat. Kamboja menembakn roket dan artileri ke wilayah Thailand. Bangkok mengerahkan jet tempur untuk membalas serangan. Setelah itu kedua negara saling tuduh menyerang lebih dulu.
Thailand dan Kamboja terlibat perselisihan perbatasan yang disebut Segitiga Zamrud -- tempat perbatasan Kamboja, Thailand, dan Laos, bertemu. Di tempat ini terdapat sejumlah kuil kuno, yang bagi kedua negara adalah destinasi wisata masa depan.
Perselisihan terjadi sejak beberapa dekade lalu. Berubah menjadi bentrok senjata 15 tahun lalu, dan terakhir Mei 2025. Bentrok terakhir menewaskan seorang tentara Kamboja.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.