Thailand-Kamboja Perang: Thaksin Shinawatra Tuduh Hun Sen Perintahkan Serangan
Bangkok, REQNews.com -- Thaksin Shinawatra, mantan PM Thailand, menuduh Hun Sen -- orang kuat dan mantan PM Kamboja -- memerintahkan serangan ke Thailand pada Kamis 24 Juli yang menewaskan warga sipil.
Dalam unggahan di X pukul 12:17 siang, Thaksin mengklaim Hun Sen memerintahkan penembakan roket setelah memasang jebakan peledak di sepanjang perbatasan, yang melanggar hukum internasional dan etika bertetangga.
Serangan Kamboja menewaskan dua tentara Thailand dan korban sipil. "Thailand menunjukan kesabaran dan pengendalian diri, dan kami mematuhi hukum internasional serta memenuhi kewajiban sebagai tetangga yang baik," tulis Thaksin.
"Mulai sekarang, pasukan Thailand dapat merespon sesuai rencana taktis, dan Kementerian Luar Negeri menentukan berbagai tindakan yang sah," lanjutnya.
Pernyataan Thaksin menandai respon politik terkuat Thailand sejauh ini. Di perbatasan, ekitar 40 ribu penduduk 86 desa mengungsi setelah Kamboja menembakan roket BM-21 ke posisi militer Thailand di wilayah sipil.
Di Phnom Penh, Hun Sen mengatakan tentara Kamboja tidak punya pilihan selaih melawan. Ia mengimbau warga Kamboja tetap tenang, dan tidak perlu beli makanan dalam keadaan panik.
Dulu, Thaksin dan Hun Sen adalah sahabat dekat. Thaksin sering memuji Hun Sen. Namun, kedua negara punya sengketa perbatasan. Ketika sengketa itu muncul, Thaksin dan Hun Sen saling hujat.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.