REQNews.com

Slovenia Embargo Israel, Negara Pertama di Uni Eropa

News

Friday, 01 August 2025 - 16:00

Perdana Menteri Slovenia Robert Golob (Foto: AFP/TOI)Perdana Menteri Slovenia Robert Golob (Foto: AFP/TOI)

LJUBLJANA, REQNews - Slovenia mengambil langkah berani menyatakan akan memberlakukan embargo terhadap Israel pada Kamis 31 Juli 2025.

Embargo terhadap Israel di antaranya terhadap ekspor, impor, dan transit senjata ke Israel.

Keputusan tersebut menjadikannya negara Eropa pertama yang melakukannya terkait perang di Gaza.

Pengumuman itu muncul dua minggu setelah negara Uni Eropa (UE) tersebut menetapkan dua menteri Israel sebagai persona non grata atau orang yang tidak disukai.

Langkah ini diumumkan oleh Perdana Menteri Robert Golob setelah sidang kabinet. Golob mengatakan Slovenia adalah negara Eropa pertama yang mengambil langkah tersebut, lapor kantor berita negara STA.

Slovenia mengakui negara Palestina pada Juni 2024 dan sejak itu berulang kali menyerukan gencatan senjata di Gaza seraya menambah pengiriman bantuan ke wilayah kantong tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, pemerintah mengatakan “mereka bergerak maju secara independen karena blok UE tidak dapat mengadopsi langkah-langkah konkret... akibat perselisihan dan perpecahan internal."

Di tengah perang yang menghancurkan di Gaza, di mana "orang-orang... sekarat karena bantuan kemanusiaan secara sistematis ditolak," adalah "kewajiban setiap negara yang bertanggung jawab untuk mengambil tindakan, bahkan jika itu berarti mengambil langkah lebih maju dari yang lain," kata pernyataan itu.

Ditambahkan bahwa pemerintah belum mengeluarkan izin ekspor senjata dan peralatan militer ke Israel sejak Oktober 2023 karena konflik tersebut.

Pengumuman Slovenia ini menambah gelombang dukungan negara-negara Eropa terhadap Palestina serta tamparan bagi Israel.

Sebelumnya Prancis dan Inggris mengumumkan akan mengakui negara Palestina dalam Sidang Umum PBB pada September mendatang. Inggris mengancam pengakuan negara Palestina jika Israel tak melakukan banyak hal untuk mengakhiri krisis kemanusiaan di Jalur Gaza.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.