REQNews.com

Kelakuan Masyarakat 62, Warga Gorontalo Malah Santai di Pesisir Pantai Nunggu Kedatangan Tsunami

News

Minggu, 03 Agustus 2025 - 21:00

Warga Gorontalo Kumpul di Tepi Pantai Tunggu Kedatangan Tsunami (Foto:Istimewa)Warga Gorontalo Kumpul di Tepi Pantai Tunggu Kedatangan Tsunami (Foto:Istimewa)

GORONTALO, REQNews -  Ada yang menarik perhatian saat peringatan tsunami diumumkan kepada masyarakat akibat dari Gempa di Rusia beberapa hari lalu. Bukannya takut dan mencari tempat aman, warga Gorontalo malah menunggu kedatangan tsunami.

Viral di media sosiali warga Gorontalo malah Kumpul santai di pesisir Pantai, Nunggu Kedatangan tsunami.

Terlihat di sejumlah foto dan video yang viral, sejumlah warga di pesisir pantai Kota Gorontalo berkumpul meski ada peringatan tsunami yang dikeluarkan BMKG usai gempa M 8,7 di Rusia.

Mereka tidak mengevakuasi diri, memilih menunggu di pinggir pantai, di Kelurahan Leato Utara, Kota Gorontalo, Rabu 30 Juli 2025, sekitar pukul 16.45 Wita.

Sementara berdasarkan prediksi BMKG, tsunami akan terjadi di Kota Gorontalo pada pukul 16.39 Wita.

Mereka berkumpul di pinggir tanggul dengan ketinggian kurang lebih satu meter dari permukaan laut.

Sejumlah warga pun tampak mencoba mengabadikan momen kondisi air laut yang masih relatif tenang.

Warga yang tinggal di pesisir pantai juga terlihat masih berada di rumahnya. Mereka tampak santai bercengkerama meski rumahnya berada di tepi pantai.

Menanggapi video viral tersebut, seorang anggota Basarnas bernama Andika membuat video yang berisi keheranannya melihat prilaku masyarakat tersebut. Ia pun meminta masyarakat segera mencari tempat aman saat ada peringatan bahaya.

"Kalau ada peringatan tsunami di satu daerah berbahaya, ya cari tempat aman jangan malah ditungguin," ujar petugas Basarnas bernama Andhika itu.

Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami di 10 wilayah Indonesia, salah satunya Kota Gorontalo, dampak gempa M 8,7 di Rusia.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.