Korut Tuduh Korsel Tembak Pasukannya yang Sedang Bekerja di Perbatasan
Seoul, REQNews.com. -- Korea Utara (Korut), Sabtu 23 Agustus, menuduh Korea Selatan (Korsel) melepas 10 tembakan peringatan ke arah pasukannya yang sedang melaksanakan proyek penguatan perbatasan, awal pekan ini.
Korea Times memberitakan Letjen Ko Jong-chol -- wakil Kepala Staf Umum Tentara Korut (KPA) -- menyampaikan tuduhan itu dalam pernyataan yang menyeru Seoul untuk menghentikan provokasi yang direncanakan dan disengaja, yang bisa memicu konflik militer.
Seperti diberitakan Kantor Berita Pusat Korut (KCNA), Letjen Ko Jong-chol mengatakan pada 19 Agustus para penghasut Korsel melakukan provokasi serius, seperti melepas 10 tembakan peringatan dengan senapan mesin kaliber 12,7 mm ke arah tentara Korut.
Presiden Korsel Lee Jae Myung berupaya meredakan ketegangan dan berjanji membangun kepercayaan militer, tapi Pyeongyang merespon dengan mengatakan tidak berminat memperbaiki hubungan dengan Seoul.
Korsel dan Korut terakhir kali terlibat konfrontasi awal April 2025, ketika militer Korea Selatan meleps tembakan peringatan ketika melihat 10 tentara Korut melintasi perbatasan meski hanya sebentar.
Sepuluh tentara Korut itu berada di zona demiliterisasi kedua negara, yang sebagian adalah ladang ranjau.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.