REQNews.com

Tiongkok Perketat Ekspor Logam Tanah Jarang

News

Saturday, 23 August 2025 - 21:00

Foto: Global TimesFoto: Global Times

Beijing, REQNews.com -- Tiongkok mengeluarkan peraturan sementara penambangan, peleburan, dan pemisahan logam tanah jarang, yang mewajibkan perusahaan membangun sistem ketertelusuran untuk mencatat aliran produk tanah jarang dan mengunggah data setiap bulan ke platform pelacakan yang dikelola pemerintah.

Global Times memberitakan peraturan yang diterbitkan bersama Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informai (MIIT), Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) dan Kementerian Sumber Daya Alam (MNR) bertujuan, memperkuat kendali volume total penambangan dan pemrosesan logam tanah jarang, yang mencakup ekstrasi domestik, peleburan mineral yang diperoleh melalui penambangan, impor, dan pemrosesan bijih lainnya.

South China Morning Post (SCMP) memberitakan aturan itu, yang mulai berlaku Oktober 2025, akan menjadi pedoman penerapan Peraturan Pengelolaan Loga Tanah Jarang. Sistem kuota, menurut peraturan itu, tidak yanya berlakyu untuk material yang diproduksi di dalam negeri tapi juga yang didatangkan dari luar untuk dimurnikan. Peraturan dikhawatirkan akan semakin menekan pasokan global.

"Logam tanah jarang adalah sumber daya strategis paling krusial. Pengelolaan proses penambangan dan peleburan-pemisahannya sangat penting bagi keamanan sumber daya nasional dan pembangunan berkelanjutan," ujar Zhou Mi, peneliti senior di Akademi Perdangan Internasional dan Kerja Sama Ekonomi Tiongkok.

Pemerintah Cina, menurut aturan baru ini, akan menetapkan target pengendalian tahunan untuk penambangan dan peleburan logam tanah jarang berdasarkan faktor-faktor seperti tujuan pembangunan nasional, cadangan, dan variasi sumber daya, perkembangan industri, perlindungan ekologi, permintaan pasar.

Zhou Mi mengatakan Tiongkok, sebagai pemegang cadangan logam tanah jarang terbesar di dunia, menegakan regulasinya yang mencerminkan tidak hanya tanggung jawab yang tinggi terhap logam tanah jarang tapi juga komitmen terhadap pembangunan ekonomi global dan keamanan nasional.

Peraturan ini dibuat untuk memastikan logam tanah jarang tidak digunakan di area yang dapat mengancam keamanan nasional Tiongkok."Selama penggunaannya aman dan sesuai aturan ekspor, perdagangan logam tanah jarang tidak akan terhambat," kata Zhou.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.