REQNews.com

Usut Keracunan di THM Dragon Tarakan, Polisi Periksa 12 Orang dan Tunggu Hasil Lab Forensik

News

Tuesday, 09 September 2025 - 12:15

Ilustrasi tempat hiburan malam (Foto: Istimewa)Ilustrasi tempat hiburan malam (Foto: Istimewa)

TARAKAN, REQnews - Satreskrim Polres Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) masih mengusut kasus dua pengunjung dan tiga wanita pemandu karaoke atau ladies company (LC) yang diduga mengalami keracunan alkohol di tempat hiburan malam (THM) Dragon Tarakan. 

Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Ridho Pandu mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil laboratorium forensik oleh Puslabfor Polri untuk menentukan penyebab keracunan tersebut. 

"Kami masih menunggu hasil lab. forensik Puslabfor," kata Ridho saat dikonfirmasi REQnews.com pada Selasa 9 September 2025. 

Ridho menyebut bahwa hingga kini, penyidik setidaknya telah memeriksa sebanyak 12 orang saksi, serta memasang garis polisi di Dragon Club Tarakan. 

"12 orang sudah kita periksa, kita masih memasang garis polisi di tempat tersebut," katanya. 

Meski demikian, Ridho belum bisa menjelaskan lebih lanjut mengenai kapan hasil lab forensik tersebut keluar. Menurutnya hanya Puslabfor Polri yang mengetahuinya. 

"Kalau sudah ada (hasilnya) nanti kita press release. Saya nggak bisa jawab, yang tau Puslabfor (kapan hasil keluar)," katanya 

"Tergantung berapa banyak permintaan uji lab dari Polda & Polres jajaran yang mereka tangani. Karena semua kesana satu Indonesia," tambahnya. 

Ridho juga enggan memperkirakan terkait dengan penyebab keracunan tersebut. Menurutnya, penyidikan harus berdasarkan investigasi yang ilmiah, berdasarkan data, dan fakta. 

"Kami masih melakukan proses penyidikan, yang tentunya ada tahapan dan proses yang harus dilakukan penyidik dalam rangka mencari alat bukti dan mencari tersangkanya. Di mana prosesnya membutuhkan waktu," ujarnya. 

Diketahui, dalam peristiwa tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia yaitu pengunjung berinisial RS dan seorang LC berinisial SN, serta tiga lainnya masih menjalani perawatan intensif. 

Sebelumnya, peristiwa tersebut terjadi diduga karena konsumsi minuman beralkohol yang menyebabkan intoksikasi. Meski demikian, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit untuk memastikan penyebab pasti keracunan.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.