REQNews.com

Presiden Donald Trump Ancam Taliban Afghanistan

News

Minggu, 21 September 2025 - 10:39

Foto: India TodayFoto: India Today

Washington, REQNews.com -- Presiden Donald Trump mengancam Taliban Afghanistan jika gagal menyerahkan Pangkalan Udara Bagram, yang ditinggalkan pasukan Paman Sam selama penarikan pasukan.

"Jika Afghanistan tidak mengembalikan Pangkalan Udara Bagram kepada mereka yang membangunnya, hal -hal buruk akan terjadi," tulis Trump d Truth Social, platform media sosial miliknya.

Pasukan AS tergesa-gesa meninggalkan Pangkalan Udara Bagram, Juli 2021, sebelum pejuang Taliban Afghanistan merebut Kabul, menggulingkan pemerintahan bentukan PBB dan mengakhiri pendudukan AS selama 20 tahun.

Trump sebelumnya mengatakan berusaha membangun kembali Bagram yang dekat dengan fasilitas nuklir Tiongkok. Jika perang terjadi, Bagram akan menjadi basis serangan udara AS.

Taliban mengesampingkan kembalinya pasukan AS ke Afghanistan. Tiongkok mendukung kedaulatan Afghanistan, dan menuduh Washington menimbulkan ketegangan dan konfrontrasi di kawasan itu.

Trump merundingkan penarikan pasukan AS selama masa jabatannya, tapi menyalahkan Joe Biden atas kepergian terlalu cepat pasukan Paman Sam dari negara itu. Trump menyebut kepergian tentara AS yang kacau sebagai aib.

AS bukan pembangun pertama Pangkalan Udara Bagram. Fasilitas ini kali pertama dibangun Uni Soviet untuk menggempur pasukan Mujahidin. Selama pendudukan AS, Pangkalan Udara Bagram dimodernisasi untuk menjadi pos terdepan AS di Afghanistan.

Dari Bagram, AS bisa melancarkan serangan ke Iran dan Tiongkok. AS menuduh Taliban dan tiongkok diam-diam menggunakan Bagram, Kabul dan Beijing membantah. 

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.