REQNews.com

Misteri Sosok Akun Peretas Bjorka Terungkap, Pemuda Asal Minahasa Tak Lulus SMK

News

Jumat, 03 Oktober 2025 - 10:03

Ilustrasi peretas (Foto:Istimewa)Ilustrasi peretas (Foto:Istimewa)

JAKARTA,REQNews - Direktorat Siber Polda Metro Jaya menangkap seorang pemuda berinisial WFT (22) asal Minahasa, Sulawesi Utara, yang mengaku sebagai Bjorka.

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, mengatakan WFT merupakan pemilik akun X bernama Bjorka dan @bjorkanesiaa.

Penangkapan Bjorka dilakukan di rumahnya di Desa Totolan, Kakas Barat, Minahasa, Selasa 23 September 2025.

"Pemilik akun media sosial X yang dulu kita kenal dengan nama Twitter, media sosial X dengan nama akun Bjorka dan @bjorkanesiaa,” ujar Reonald, Kamis 2 Oktober 2025.

Penangkapan WFT dilakukan setelah enam bulan pengejaran usai laporan dari sebuah bank swasta. Dalam laporan tersebut, WFT disebut telah meretas 4,9 juta data nasabah.

Ternyata, Bjorka bukan orang yang menempuh pendidikan di bidang teknologi informasi atau IT. Polisi bahkan menyebut, WFT tidak lulus Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kepala Subdirektorat IV Siber Polda Metro Jaya, AKBP Herman Edco menjelaskan, pelaku mencoba melakukan pemerasan. “Motif dia melakukan adalah untuk melakukan pemerasan, tetapi karena tidak dituruti atau tidak direspon oleh pihak bank, maka pihak bank berupaya untuk melapor ke pihak kepolisian,” katanya.

Dalam pemeriksaan, WFT mengaku mendapatkan data dari dark web. Data itu kemudian dia jual melalui media sosial dengan harga puluhan juta rupiah. Tidak hanya perbankan, pelaku juga mengklaim memiliki data dari perusahaan kesehatan hingga sektor swasta lainnya.

“Ada beberapa data-data perbankan dan juga ada data perusahaan-perusahaan kesehatan, juga ada data-data perusahaan-perusahaan swasta,” ujar Herman.

Kini, WFT resmi ditahan dan dijerat pasal berlapis dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ancaman hukuman yang menantinya maksimal 12 tahun penjara.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.