REQNews.com

Satu Prajurit Kembali Gugur Saat Kontak Senjata TNI dan KKB di Teluk Bintuni

News

Sunday, 12 October 2025 - 11:00

Ilustrasi penembakan (Foto: Istimewa)Ilustrasi penembakan (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Kembali terjadi kontak senjata antara pasukan TNI dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), kali ini di Distrik Moskona Utara, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat Daya, Sabtu 11 Oktober 2025. Dalam baku tembak tersebut, seorang prajurit TNI gugur.

Korban diketahui bernama Praka Amin Nurohman, prajurit tabak DMR Pos Moyeba asal Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Baku tembak ini melibatkan pasukan Satuan Tugas Yonif 410/Alugoro dengan KKB yang mengaku sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Kronologi kejadian bermula saat tujuh anggota TNI dipimpin Serda Ibrahim baru saja menyelesaikan kegiatan di kantor pembangunan desa sekitar pukul 13.30 WIT. Saat rombongan hendak kembali ke pos, suara tembakan mendadak terdengar dari arah kanan belakang yang mengenai Praka Amin hingga tewas seketika di lokasi kejadian.

“Korban sempat tersungkur di lokasi terbuka dan saat situasi memungkinkan, dilakukan upaya perbantuan tembakan oleh Danpos Moyeba Lettu Inf Mahfud dari jarak sekitar 200 meter,” tulis laporan internal, dikutip Minggu 12 Oktober 2025.

Kontak tembak berlangsung sengit di area terbuka hingga sekitar pukul 15.30 WIT hingga pasukan TNI berhasil mengevakuasi korban. Peluru yang mengenai korban diduga ditembakkan dari jarak dekat. Selain itu para pelaku melucuti perlengkapan militer korban.

Dalam serangan itu, satu pucuk senjata DMR dengan optik, tiga magazin berisi 60 butir peluru kaliber 5,56 mm serta helm dan rompi tempur dinyatakan hilang. Barang prajurit TNI gugur ini diduga dirampas oleh kelompok bersenjata.

Beberapa jam setelah insiden, TPNPB Kodap IV Sorong Raya mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Dalam unggahan di media sosial Facebook, kelompok itu mempublikasikan video penyerangan dan perayaan setelah berhasil merampas senjata laras panjang milik prajurit TNI.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.