REQNews.com

Anwar Ibrahim Beri Penjelasan soal Malaysia Tak Diundang KTT Perdamaian Gaza, Ternyata karena Ini

News

Tuesday, 14 October 2025 - 18:00

Anwar Ibrahim Perdana Menteri Malaysia (Foto:The Star)Anwar Ibrahim Perdana Menteri Malaysia (Foto:The Star)

KUALA LUMPUR, REQNews - Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim memberikan penjelasan mengapa Malaysia tidak diundang ke KTT perdamaian Gaza di Sharm El Sheikh, Mesir, Senin 13 Oktober 2025.

Seperti diketahui, negara-negara Muslim berkumpul di kota Sharm El Sheikh, Mesir untuk menyaksikan penandatanganan deklarasi perdamaian Gaza.

Perdana Menteri Anwar Ibrahim menjelaskan, Malaysia bukan negara yang mendukung penuh 20 poin rencana perdamaian Gaza yang diusulkan Presiden AS Donald Trump. Malaysia memberikan dukungan bersyarat terhadap proposal damai yang dirilis pada 29 September tersebut.

Hanya negara-negara yang memberikan dukungan penuh terhadap proposal tersebut yang menghadiri KTT.

“Malaysia tidak diikutsertakan karena kita menyatakan dukungan dengan beberapa keberatan,” ujarnya, seperti dikutip dari The Star.

“Itu bersyarat pada resolusi menyeluruh, untuk pemulangan warga Palestina yang diusir secara paksa,” ujarnya.

Anwar mengatakan, keberatan Malaysia lainnya termasuk hak-hak terkait dengan status kenegaraan Palestina serta penyelesaian kekerasan oleh pemukim ilegal Yahudi yang masih terjadi di Tepi Barat.

Anwar mengakui ada beberapa pihak yang mempertanyakan dukungan Malaysia terhadap rencana tersebut. Dia merespons, Malaysia mendukung prioritas utama yakni menghentikan perang di Gaza dan pembunuhan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

Rencana tersebut diterima oleh beberapa negara Timur Tengah dan negara-negara Muslim.

Anwar melanjutkan, dia menerima surat khusus dari negosiator Hamas pada 7 Oktober yang mendukung inisiatif Trump. Untuk saat ini, Malaysia mendukung rencana tersebut karena akan mengakhiri perang dan memungkinkan pemulangan warga Palestina ke Gaza.

Lebih lanjut dia menegaskan Malaysia siap membantu operasi penjaga perdamaian di bawah PBB jika diminta.

Selain itu, Anwar juga berbicara melalui telepon dengan otoritas Mesir guna mengizinkan bantuan makanan dan medis masuk ke Gaza melalui Rafah.

“Kita akan lihat apakah kita bisa mengirim bantuan dan tenaga medis spesialis melalui Rafah. Dibandingkan membawa warga Palestina ke sini, lebih baik kita pergi ke sana untuk membantu,” ujarnya.

Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi mengundang negara-negara Muslim dan Arab ke KTT perdamaian Gaza. Di antara yang diundang namun tak datang adalah Iran. Ternyata Iran  tidak sudi duduk bersama Amerika Serikat (AS) dan Eropa, pihak yang telah menyerang negaranya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.