REQNews.com

Viral Guru di Makassar Hanya Terdiam Saat Siswa Merokok di Sampingnya Diduga Takut Langgar HAM

News

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 14:00

Ilustrasi Merokok (Foto: Istimewa)Ilustrasi Merokok (Foto: Istimewa)

MAKASSAR, REQnews - Dunia pendidikan kembali gempar karena beredar foto seorang siswa SMA di Makassar terlihat merokok di samping gurunya dengan posisi santai, bahkan mengangkat kaki di hadapan sang pendidik.

Pada foto yang beredar di media sosial, seorang siswa laki-laki berinisial AS tampak duduk di samping gurunya, Ambo, sembari memegang rokok. Aksi tersebut membuat publik geram karena dianggap tidak sopan dan menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap guru.

Beberapa orang mempertanyakan sikap sang guru yang tampak diam dan tidak menegur perilaku muridnya.

Ternyata sang Guru SMA, Ambo, memberikan klarifikasi terkait hal tersebut. Pada keterangannya, mengaku terkejut karena foto itu bisa tersebar dan menimbulkan kontroversi. Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi setelah jam pelajaran berakhir, ketika AS datang menemuinya untuk meminta diajari membaca puisi.

“Dia (AS) datang ke ruang kelas dan duduk di samping saya. Dia minta diajari baca puisi,” kata Ambo saat memberikan penjelasan kepada pihak Disdik.

Ambo menegaskan bahwa ia tidak menyadari AS sedang merokok di sebelahnya saat foto tersebut diambil. Ia juga tidak tahu alasan murid itu mengangkat kakinya di hadapan guru.

“Saya tidak tahu kalau dia memegang rokok, karena fokus dengan permintaan dia soal puisi. Soal posisi kakinya itu pun saya tidak paham,” kata Ambo.

Meski demikian, Ambo mengaku sudah menegur AS atas sikapnya, dan sang murid langsung menurut. Namun, di saat yang bersamaan, teman AS sudah lebih dulu memotret dan menyebarkan foto itu ke media sosial.

“Saya sudah tegur dia dan dia langsung menurunkan kakinya. Tapi temannya terlanjur memotret dan menyebarkannya ke Facebook,” katanya.

Adapun guru Ambo justru mengaku sempat ragu untuk menegur keras muridnya karena takut dianggap melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) atau melakukan kekerasan verbal.

“Sekarang guru kalau keras sedikit bisa dibilang melanggar HAM. Jadi saya berusaha menegur dengan cara halus,” kata Ambo menambahkan.

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.