REQNews.com

Kejagung Sita Rumah Riza Chalid di Jaksel Terkait TPPU Korupsi Minyak Mentah

News

Sunday, 19 October 2025 - 05:03

Kejaksaan Agung menyita rumah tersangka Riza Chalid di Jaksel (Foto: Kejaksaan)Kejaksaan Agung menyita rumah tersangka Riza Chalid di Jaksel (Foto: Kejaksaan)

JAKARTA, REQnews - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita rumah yang diduga merupakan hasil kejahatan tindak pidana pencucian uang (TPPU) atas nama tersangka Mohammad Riza Chalid (MRC) di Jakarta Selatan. 

Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna mengatakan bahwa penyitaan dilakukan oleh Tim Penyidik Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (Satgassus P3TPK) pada Direktorat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). 

"Penyitaan ini dilakukan berkaitan dengan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang dengan tindak pidana asal perkara korupsi dalam tata kelola minyak mentah," kata Anang dalam keterangannya pada Sabtu 18 Oktober 2025. 

Ia menjelaskan bahwa adapun yang dilakukan penyitaan yaitu berupa satu bidang tanah beserta bangunan rumah diatasnya dengan luas 557 meter persegi. 

"Atas hak berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 1635 atas nama Kanesa Ilona Riza yang merupakan anak dari Tersangka MRC," katanya. 

Bangunan tersebut beralamat di Jalan Hang Lekir XI Blok H/2, Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, Provinsi Daerah Khusus Jakarta. 

"Terhadap barang sitaan tersebut nantinya akan dijadikan barang bukti dalam perkara dugaan tindak pidana pencucian uang dalam perkara korupsi minyak mentah," ujarnya. 

Diketahui, dalam kasus tersebut Kejagung telah menetapkan 18 orang tersangka. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat juga telah melimpahkan berkas sembilan tersangka ke Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Rabu 1 Oktober 2025.     

Daftar tersangka yang dilimpahkan ke PN Jakpus:       

1. Riva Siahaan (RS), Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga     

2. Sani Dinar Saifuddin (SDS), Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional     

3. Yoki Firnandi (YF), Direktur Utama PT Pertamina International Shipping     

4. Agus Purwono (AP), VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional     

5. Maya Kusmaya (MK), Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga     

6. Edward Corne (EC), VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga     

7. Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR), beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa     

8. Dimas Werhaspati (DW), Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim     

9. Gading Ramadhan Joedo (GRJ), Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak 
       

Sembilan tersangka yang masih berproses di Kejagung:       

1. Alfian Nasution (AN), VP Supply dan Distribusi PT Pertamina (Persero) tahun 2011-2015     

2. Hanung Budya Yuktyanta (HB), Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) tahun 2014     

3. Toto Nugroho (TN), VP Intermediate Supply PT Pertamina (Persero) tahun 2017-2018     

4. Dwi Sudarsono (DS), VP Product Trading ISC Pertamina tahun 2019-2020     

5. Arief Sukmara (AS), Direktur Gas, Petrokimia & Bisnis Baru PT Pertamina International Shipping (PIS)     

6. Hasto Wibowo (HW), SVP Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina tahun 2018-2020     

7. Martin Haendra Nata (MH), Business Development Manager PT Trafigura tahun 2019-2021     

8. Indra Putra Harsono (IP), Business Development Manager PT Mahameru Kencana Abadi     

9. Mohammad Riza Chalid (MRC), Beneficial Owners PT Tanki Merak dan PT Orbit Terminal Merak.               

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.