Belum juga Usai, Hamish Daud Kembali Lengkapi Bukti Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik
JAKARTA, REQNews - Aktor Hamish Daud kembali mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis 6 November 2025. Didampingi kuasa hukumnya Sandy Arifin dan Wijayono Hadi Sukrisno, Hamish Daud bertujuan melanjutkan laporan dugaan pencemaran nama baik yang ia ajukan sejak Juli 2025.
Hamish Daud tak banyak berkomentar ketika datang ke Polres Metro Jaksel. Ia hanya merespons ketika ditanya kabar oleh awak media.
"Baik, alhamdulillah. Sehat, sehat, " jawab Hamish Daud di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis 6 November 2025.
Sementara itu, kuasa hukumnya Sandy Arifin menjelaskan bahwa pihaknya diminta untuk melengkapi sejumlah bukti dan menghadirkan saksi tambahan agar laporan Hamish semakin kuat.
“Agenda hari ini, kami bersama tim kuasa hukum Hamish baru mendapatkan informasi terkait kekurangan bukti dan saksi yang akan kami hadirkan,” ujar Sandy.
Hamish dan tim hukumnya kini menyiapkan tambahan bukti berupa unggahan atau pemberitaan yang relevan serta mencari saksi yang dinilai kredibel. Langkah itu dilakukan untuk memperkuat laporan yang tengah ditangani penyidik.
Dengan langkah hukum ini, Hamish berharap kasus dugaan pencemaran nama baik yang menimpanya bisa segera menemukan kejelasan dan diselesaikan sesuai prosedur
Sandy Arifin dan Wijayono Hadi Sukrisno selaku kuasa hukum membeberkan mereka hadir karena kliennya memberikan keterangan tambahan selaku pelapor.
Laporan ini bermula ketika ramai di X atau Twitter kabar yang menyatakan perusahaan Octopus Hamish Daud diduga tidak membayarkan gaji karyawannya.
Hamish Daud sudah melakukan konsultasi di Polda Metro Jaya pada Desember 2024. Namun, ia kala itu belum melaporkan dugaan kasus pencemaran nama baik tersebut lantaran belum memiliki bukti yang cukup kuat.
Hamish Daud pun mengungkapkan ingin memperdalam dan memperkuat bukti terlebih dahulu sebelum resmi melaporkan perkara itu ke polisi.
Ia memastikan dirinya korban dan reputasinya tercemar karena hal tersebut.
"Yang jelas saya sebagai korban juga di sini, ya reputasi (tercoreng) juga, saya juga baru belajar 'oh gara gara itu,'" ucapnya.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
