REQNews.com

Pengadilan Inggris Jebloskan 'Dewi Kekayaan' Tiongkok Penipu Bitcoin ke Penjara

News

Wednesday, 12 November 2025 - 19:51

FOTO; BILYONARYO NEWS CHANNELFOTO; BILYONARYO NEWS CHANNEL

London, REQNews.com -- Qian Zhimin, perempuan Tiongkok berusia 47 tahun dan berjuluk 'Dewi Kekayaan', hanya bisa pasrah ketika hakim Pengadilan  Southwark Crown  London memvonisnya bersalah mendalani penipuan bitcoin bernilai miliaran dolar dan dijatuhi hukuman penjara 11 tahun delapan bulan.

Robert Sahota, pengacaranya, mengatakan Qian menerima vonis itu. Namun dalam pernyataan yang disampaikan usai sidang, Qian mengatakan tidak pernah berniat menipu, tapi menyadari skema investasinya curang dan menyesatkan banyak orang.

Qian merancang skema Ponzi, yang menjanjikan keuntungan hingga 300 persn kepada investor. Ia menipu 128 ribu orang di Tiongkok dan mengumpulkan miliaran dolar AS antara 2014 sampai 2017.

Selama peyelidikan bertahun-tahun, Qian selalu lolos dari penangkapan. Polisi Inggris menyita 61 ribu bitcoin senilai lima milar pound, dan menjadi penyitaan mata uang kripto terbesar di duia. Qian akhirnya ditangkap di York, Inggris utara, tahun 2024.

Qian mengaku bersalah atas kepemilikan dan pengalihan harta hasi kejahatan. Ia emosional saat menerima putusan pengadilan.

Hakim Sally-Ann Hales mengatakan, kejahatan Qian sangat canggih dan membutuhkan perencanaan matang. "Motif Anda murni keserakahan," kata Hales kepada Qian.

Ling Seng Hok, kaki tangan Qian di Malaysia, dipenjara 11 bulan setelah mengaku bersalah aas tuduhan pengalihan harta hasil kejahatan.


Hidup Mewah

Setelah otoritas Tiongkok melakukan penyelidikan, Qian -- yang juga dikenal sebagai Zhang Yadi -- melarikan diri tahun 2017. Ia tiba di Inggris tahun yang sama, dan main kucing-kucingan dengan aparat kepolisian Inggris selama enam tahun.

Ia bepergian ke seluruh negara di Eropa, menginap di hotel mewah, membeli perhiasan, termasuk dua jam tangan senilai 120 ribu pound atau Rp 2,6 miliar.

Dengan bantuan Wen Jian, kaki tangannya, ia menyewa properti mewah di London dengan harga 17 ribu pound atau Rp 373 juta per bulan. Wen Jian dijebloskan ke penjara tahun lalau dan akan mendekam di balik jeruji lima tahun lagi.

Kini, Pengadilan Tinggi London masih membahas skema kompensasi bagi para korban. Sejauh ini 1.300 dari 128 ribu korban melapor, dan berharap mendapat kompensasi. 

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.