REQNews.com

Gus Yahya Tegaskan Tak Akan Mundur, PBNU Memanas Jelang 2026

News

Minggu, 23 November 2025 - 20:02

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Foto: NUonline)Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Foto: NUonline)

SURABAYA, REQNews  – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, memilih merapatkan barisan di tengah isu pemakzulan yang belakangan menyeruak dari internal organisasi. Sabtu malam, 22 November 2025, ia menggelar rapat koordinasi bersama para Ketua PWNU se-Indonesia di sebuah hotel di Surabaya. Pertemuan berlangsung tertutup selama hampir tujuh jam, sebelum akhirnya bubar menjelang Minggu dini hari.

Di hadapan para ketua wilayah yang hadir, Gus Yahya menegaskan satu hal, ia tidak akan mundur dari jabatan Ketua Umum PBNU.

“Saya Ketua Umum PBNU yang sah, dipilih melalui Muktamar ke-34 di Bandar Lampung. Masa khidmat saya akan saya tuntaskan sampai 2026,” ujarnya usai pertemuan.

Pernyataan itu menjadi penegasan paling kuat dari Gus Yahya sejak isu pemakzulan mencuat melalui sebuah dokumen risalah rapat harian Syuriyah PBNU tertanggal 20 November 2025. Dokumen tersebut, yang disebut ditandatangani Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, berisi evaluasi keras terhadap kepemimpinan Gus Yahya dan kabar adanya desakan agar ia mengundurkan diri.

Pertemuan Surabaya malam itu dipandang sebagai upaya konsolidasi internal untuk mengamankan dukungan dari tingkatan wilayah. Menariknya, dua tokoh penting absen dalam rapat tersebut, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin). Ketidakhadiran keduanya menambah spekulasi bahwa tensi di tubuh PBNU tengah meninggi.

Isu pemakzulan ini menjadi yang paling serius dialami Gus Yahya sejak menjabat pada 2021. Meski begitu, ia tampak memilih sikap yang tenang dan terukur. Dengan dukungan para ketua PWNU, ia mengirim sinyal bahwa kepemimpinannya belum akan berakhir dalam waktu dekat.

Sementara itu, pihak Syuriyah PBNU belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait keberadaan dokumen pemakzulan yang beredar. Untuk sementara, drama internal PBNU diperkirakan masih akan berlanjut setidaknya hingga tahun terakhir masa jabatan Gus Yahya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.