REQNews.com

Wanita Tanpa Busana Diduga Hina AlQuran, Bareskrim Turun Tangan Memburu Pelaku

News

Minggu, 23 November 2025 - 23:01

Al quran (Foto:Istimewa)Al quran (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Sebuah video pendek yang beredar luas di jagat media sosial memantik kemarahan publik. Dalam rekaman itu, seorang perempuan mengenakan kerudung hitam namun tanpa sehelai busana lain terlihat memegang sebuah mushaf, lalu meludahinya berulang kali. Sambil merapal potongan ayat, ia menyisipkan kata-kata vulgar, perpaduan absurd antara simbol kesucian dan penghinaan yang membuat warganet sontak bereaksi.

Video itu diunggah oleh akun X @dhemit_is_back, lengkap dengan tanda kepada aparat kepolisian. “Halo @CCICPolri mohon atensinya, terutama wilayah Jawa Timur. Kalau kami spill, takut massa yang bergerak,” tulis akun tersebut, mengisyaratkan kekhawatiran akan potensi amuk massa jika identitas wanita itu dipublikasikan ke ruang terbuka.

Kegeraman publik cepat berubah menjadi tekanan. Unggahan itu diserbu ribuan komentar, sebagian besar mempertanyakan motif, kondisi psikologis, hingga kemungkinan keterkaitan pelaku dengan kelompok tertentu. Namun hingga kini, kepolisian belum menyampaikan temuan apa pun terkait konteks aksi tersebut.

Dihubungi terpisah, Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Rizki Agung Prakoso, membenarkan bahwa pihaknya tengah memburu perempuan dalam video itu.

“Masih dicari orangnya,” ujarnya singkat, Minggu, 23 November 2025.

Rizki belum memerinci perkembangan pelacakan, termasuk lokasi terakhir pelaku. Namun ia memastikan penyidik sudah bekerja menelusuri jejak digital video tersebut, dari pengunggah hingga metadata yang mungkin tersisa.

Penodaan agama selalu menjadi perkara yang berjalan di atas bara. Setiap video, foto, atau cuplikan yang menyentuh simbol-simbol keyakinan bisa dengan cepat menjadi pemicu ketegangan. Dalam kasus ini, selain unsur penghinaan, aksi pelaku yang tampil tanpa busana sekaligus melibatkan kitab suci menambah lapisan sensitivitas baru.

Sejumlah tokoh masyarakat mulai menyerukan agar publik menahan diri, sementara aparat diminta bergerak cepat sebelum rumor liar mendahului fakta.

Hingga berita ini diturunkan, Bareskrim belum merilis identitas, motif, maupun kondisi perempuan tersebut. Namun penyidik memastikan, pencarian terus berlanjut. Sementara itu, video yang telanjur viral kini menjadi potret lain dari betapa rapuhnya batas antara provokasi digital dan kegaduhan di dunia nyata.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.