1 Tentara Garda Nasional AS yang Ditembak Imigran Afghanistan Dekat Gedung Putih Meninggal
WASHINGTON, REQNews — Kabar duka datang dari Washington DC. Salah satu dari dua personel Garda Nasional Amerika Serikat yang menjadi korban penembakan di pusat ibu kota pada Rabu sore akhirnya meninggal dunia.
Peristiwa itu terjadi hanya beberapa blok dari Gedung Putih, memunculkan kembali sorotan tajam pada isu keamanan di sekitar kawasan pemerintahan federal.
Korban diidentifikasi sebagai Sarah Beckstrom, anggota Garda Nasional asal Virginia Barat. Ia sempat dirawat dalam kondisi kritis sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Kamis 2 November 2025. Kabar itu disampaikan langsung Presiden Donald Trump dalam pernyataan resminya.
“Dia tidak bertahan,” ujar Trump. “Beckstrom adalah sosok yang sangat dihormati, muda, dan luar biasa.”
Penembakan itu diduga dilakukan oleh seorang imigran asal Afghanistan. Serangan terjadi cepat, di tengah patroli rutin dua anggota Garda Nasional di area yang selama ini dianggap salah satu zona paling aman di Amerika Serikat.
Satu korban lainnya hingga kini masih berada di rumah sakit dan berjuang untuk bertahan hidup. Trump menyebut kondisi personel tersebut “sangat buruk”.
Hingga Kamis malam, otoritas keamanan federal belum mengungkap detail lebih jauh mengenai pelaku maupun motif penembakan. Namun investigasi telah melibatkan berbagai lembaga, termasuk layanan keamanan presiden dan FBI, mengingat lokasi kejadian yang berada di jantung distrik pemerintahan.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kekerasan bersenjata di AS, sekaligus memicu perdebatan baru mengenai keamanan nasional serta kebijakan imigrasi. Sementara itu, para komandan Garda Nasional menyampaikan duka lantang atas kehilangan salah satu anggotanya.
“Beckstrom bertugas untuk melindungi,” ujar seorang pejabat Garda Nasional. “Dia gugur saat melakukan tugasnya.”
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.