Walhi Sebut Dugaan Pemodal Asing Dibalik Banjir di Tapanuli, Ternyata Banyak Perusahaan Besar!
TAPANULI, REQnews - Walhi Sumut dalam media sosial Instagram menegaskan bahwa tambang emas Martabe sudah lebih dari satu dekade mengangkut emas untuk keluar dari Tapanuli.
Ternyata di balik proses pengambilan emas, ada perusahaan-perusahaan besar yang terlibat di belakangnya. Walhi menyebut tidak hanya Agincourt dan Astra, namun ada juga jaringan modal raksasa yang menguasai banyak bisnis di Asia.
Berdasarkan narasi di media sosial, emas yang diambil dari Batang Toru akan masuk ke dalam ‘kantong’ mereka. Warga disebut harus menerima dampak ekologis karena hal tersebut.
Akibatnya hutan semakin habis, daerah aliran sungai semakin rapuh. Hujan yang besar mengakibatkan dampak besar bagi masyarakat.
“DAS makin rapuh.Dan ketika hujan besar turun, masyarakatlah yang menjadi tameng pertama: banjir, longsor, rumah hanyut, korban jiwa berjatuhan,” demikian tulis di media sosial yang dilansir dari @walhisumut psda Sabtu 29 November 2025.
Pada akhir narasi, Walhi mengingatkan agar manusia tidak boleh serakah dan mengedepankan keselamatan warga.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
