REQNews.com

Sore Mencekam di Kampung Buton, Oknum Polairud Diduga Mengamuk

News

Monday, 01 December 2025 - 18:00

ilustrasi penganiayaan (Foto:Istimewa)ilustrasi penganiayaan (Foto:Istimewa)

MAUMERE, REQNews  — Seorang anggota Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Sikka, Bripka F, tengah diperiksa Profesi dan Pengamanan (Propam) setelah diduga menganiaya dua warga Kampung Buton, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka. Peristiwa itu terjadi pada Minggu sore, 30 November 2025, sekitar pukul 17.00 WITA.

Kasi Humas Polres Sikka, Leonardus Tunga, membenarkan bahwa Bripka F telah diamankan. Ia kini menjalani pemeriksaan internal. “Saat ini Propam Polres Sikka sedang melakukan pemeriksaan terhadap korban, saksi, dan terduga pelaku,” ujar Leonardus, Senin, 1 Desember 2025.

Dua warga yang diduga menjadi korban adalah Hartina, 29 tahun, dan Yardi, 30 tahun. Hartina mengaku dipukul di rumahnya menggunakan popor senjata laras panjang oleh Bripka F.

Yardi yang berada di Instalasi Gawat Darurat RSUD TC Hilers Maumere. Tangannya masih dibalut perban, sementara lebam terlihat di bawah ketiak kirinya. Ia menuturkan Bripka F datang ke rumahnya dengan mengenakan pakaian biasa, sambil membawa sangkur dan senjata laras panjang. “Dia tiba-tiba datang dengan posisi pegang sangkur dan membawa senjata laras panjang,” kata Yardi.

Menurut Yardi, Bripka F langsung menuduhnya menyebarkan gosip. “Dia sempat bilang, ‘Kamu gosip apa tentang saya?’ Lalu dia langsung pukul saya dua kali pakai popor senjata,” ujarnya.

Akibat pemukulan itu, Yardi mengalami memar di bagian belakang tubuh dan bengkak di siku. Ia mengatakan baru sempat mencari pertolongan setelah Bripka F meninggalkan lokasi.

Polres Sikka memastikan proses pemeriksaan berjalan. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai motif dugaan penganiayaan tersebut. Propam masih mengumpulkan keterangan sebelum menentukan langkah selanjutnya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.