REQNews.com

Thailand dan Kamboja Bentrok Lagi, Warga Perbatasan Diminta Mengungsi

News

Monday, 08 December 2025 - 10:02

Tentara Kamboja (Foto:Istimewa)Tentara Kamboja (Foto:Istimewa)

BANGKOK, REQnews - Militer Thailand menginstruksikan penduduk di empat provinsi yang bersentuhan langsung dengan Kamboja untuk segera meninggalkan rumah mereka. Dalam beberapa hari terakhir, garis perbatasan berubah menjadi arena saling serang yang tak lagi bisa diprediksi. Sirene peringatan dipasang, pos-pos darurat dibuka, dan aparat keamanan berjaga sepanjang malam.

Dari Bangkok, Khaosod melaporkan bahwa bentrokan terbaru dipicu tembakan dari kubu Kamboja yang menghantam patroli Thailand dan melukai dua prajurit. Insiden itu memicu balasan, memanjangkan daftar ketegangan yang terus meninggi di wilayah rawan tersebut.

Surat kabar Kamboja, Khmer Times, membantah laporan media Thailand yang menyebut tentara Kamboja memulai serangan di perbatasan. Menurut media tersebut, justru pasukan Thailand yang lebih dulu menembaki posisi Kamboja.

Perselisihan perbatasan yang telah membara selama puluhan tahun itu pecah menjadi perang terbuka pada 24 Juli. Artileri dan serangan udara saling dilontarkan, menewaskan puluhan warga sipil dari kedua negara. Ketegangan baru mereda pada 4 Agustus, ketika Thailand dan Kamboja mengumumkan gencatan senjata. Beberapa hari kemudian, kesepakatan implementasi damai disepakati.

Gencatan senjata itu dicapai melalui perantara Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, yang bertindak sebagai ketua ASEAN, serta Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keduanya turut menyaksikan penandatanganan deklarasi damai Thailand–Kamboja di sela KTT ASEAN di Kuala Lumpur.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.