Jet Tempur Junta Militer Myanmar Mengebom Rumah Sakit, 31 Tewas
Mrauk U, REQNews.com -- Satu jet tempur junta militer Myanmar, Kamis 11 Desember, mengebom rumah sakit di Mrauk U, negara bagian Rakhine, menewaskan 31 orang.
Wai Hun Aung, seorang pekerja bantuan, mengatakan korban tewas kemungkinan bertambah karena beberapa dari 68 korban luka dalam keadaan sekarat. Sebanyak 20 jenazah diselimuti kain, dan dibiarkan tergeletak di rumah sakit. Lainnya belum mendapat sentuhan tim media dan relawan.
"Situasinya sangat mengerikan," kata Hun Aung. "Saat saya tiba Kamis pagi, 31 mayat berserak di dalam dan bagian depan rumah sakit yang hancur."
Satu pohon besar di luar rumah sakit tumbang akibat ledakan. Ada kawah besar terlihat tak jauh dari pohon tumbang. Jet tempur junta militer tampaknya menjatuhkan beberapa bom untuk meluluh-lantakan rumah sakit.
Maung Bu Chay, tukang kayu setempat, mengatakan pemboman itu menewaskan tiga orang tercintanya; istri, menantu perempuan, dan ayah mertua.
Negara bagian Rakhine sepenuhnya dikendalikan Tentara Arakan (AA) -- etnis separatis yang aktif jauh sebelum junta militer mengkudeta pemerintahan sipil pimpinan Aung San Suu Kyi.
Pernyataan dari Departemen Kesenatan AA menyebutkan 10 pasien rumah sakit itu tewas di tempat dalam serangan pukul 21:00 waktu setempat. AA kemungkinan mengendalikan rumah sakit ini, dan junta militer Myanmar berusaha menekan separatis Rakhine dengan menghancurkan infrastruktur kesehatan.
AA bertujuan melepas Rakhine dari Myanmar, dan membersihkan tanah mereka dari Muslim Rohingya. Sejauh ini kehadiran junta militer Myanmar di Rakhine terbatas hanya di tiga kota. AA dipatikan akan merebut tiga kota ini, sehingga seluruh dari 20 kota di negara bagian Rakhine dikuasai.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.