REQNews.com

Pengeroyok 2 Mata Elang hingga Tewas di Kalibata Ternyata Polisi, Ini Hasil Visumnya

News

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:30

Ilustrasi pengeroyokanIlustrasi pengeroyokan

JAKARTA, REQNews - Polisi mengungkap hasil visum luar terhadap dua orang mata elang (Matel) berinisial MET (41) dan NAT (32) yang tewas setelah dikeroyok enam anggota Polri di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Desember 2025.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan, hasil visum luar menunjukkan adanya luka-luka akibat pukulan benda tumpul pada tubuh kedua korban.

“Karena pihak keluarga tidak berkenan dilakukan autopsi, maka dilakukan visum luar. Ditemukan luka-luka atau pukulan dari benda tumpul, artinya menggunakan tangan kosong,” kata Budi di Polda Metro Jaya, Sabtu, 13 Desember 2025.

Budi menegaskan, berdasarkan pemeriksaan terhadap enam tersangka, pengeroyokan dilakukan tanpa menggunakan senjata atau benda berbahaya. “Tidak ada penggunaan barang-barang berbahaya lainnya. Semua dilakukan dengan tangan kosong,” ujarnya.

Meski demikian, Budi menyebutkan penjelasan detail medis seharusnya disampaikan oleh pihak dokter. “Sebenarnya itu dokter yang harus menyampaikan,” katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan enam anggota Polri sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan yang menewaskan dua Matel tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menganalisis keterangan saksi dan barang bukti.

“Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, penyidik menetapkan enam orang tersangka yang diduga terlibat dalam rangkaian tindak pidana tersebut,” kata Trunoyudo di Polda Metro Jaya, Jumat, 12 Desember 2025.

Adapun enam anggota Polri yang ditetapkan sebagai tersangka yakni Brigadir IAM, Bripda JLA, Bripda RGW, Bripda IAB, Bripda BN, dan Bripda AM. Mereka merupakan anggota Satuan Pelayanan Markas (Yanma) Mabes Polri.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.