REQNews.com

Nahloh! PPATK Ungkap Ada Transaksi Keuangan Mencurigakan di Bidang SDA Kawasan Sumatera

News

Wednesday, 17 December 2025 - 15:50

PPATK (Foto:Istimewa)PPATK (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Pernyataan mengejutkan dilontarkan Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana. Ia mengungkap soal adanya transaksi keuangan mencurigakan di bidang SDA di Kawasan Sumatera.

Ivan menyebut, perputaran transaksi pada tahun 2024 mencapai Rp 36 triliun dengan tindak pidana sekitar Rp 11 triliun.

"Di wilayah Sumatera saja itu kita sekitar Rp36 triliun, ini tahun 2024 saja dan tindak pidananya sekitar Rp11 triliun," ungkapnya, dikutip Rabu, 17 Desember 2025.

Lebih lanjut ia mengatakan, PPATK sudah melakukan eksplorasi tentang database tersebut dan  temuan itu juga telah disampaikan ke aparat penegak hukum.

Dari sektor SDA dan lingkungan ataupun kehutanan, terdapat banyak laporan transaksi keuangan mencurigakan di tahun 2021 hingga semester I-2024 secara nasional.

"Total perputaran dana dari register terkait dengan kasus perkebunan sawit, batubara, emas, kehutanan, nikel, perkebunan sawit lagi, ada pertambangan, ada timah itu sekitar Rp1.767 triliun," ujarnya.

Ivan menambahkan, ada berbagai macam modus yang dilakukan para pelaku usaha di sektor SDA. Contohnya, pinjaman dari Bank senilai Rp16 triliun sebagai modal investasi dan eksplorasi.

"Dari para pihak yang melakukan eksplorasi sumber daya alam, PPATK menemukan mereka mendapat dari satu bank di mana mereka mendapatkan fasilitas pinjaman Rp16 triliun. Jadi ketika PPATK lihat transaksinya, dia mendapatkan kredit, dijadikan modal kerja investasi, lalu melakukan eksplorasi, kemudian uangnya lari keluar. Kalau lihat data, uangnya sekitar Rp300 triliun dan ada memang masuk lagi, dan itu jauh lebih kecil dibandingkan dengan Capital Outflow-nya," tandasnya. 
 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.