Gedung Putih Bicarakan Opsi Caplok Greenland dengan Kekuatan Senjata
Washington, REQNews.com -- Presiden AS Donald Trump, Selasa 6 Januari 2026, membahas opsi mencaplok Greenland dengan kekuatan senjata.
"Presiden dan timnya sedang membahas berbagai opsi untuk mengejar tujuan kebijakan luar negeri yang penting ini, dan tentu saja penggunaan militer selalu menjadi pilihan yang tersedia bagi panglima tertinggi," kata Gedung Putih.
Gedung Putih juga mengatakan akuisisi Greenland adalah prioritas utama keamanan nasional AS, yang diperlukan untuk menghalangi musuh kita di wilayah Arktik.
Pernyataan keras pemimpin NATO yang mendukung Greenland tidak menghalangi Trump. Seorang pejabat mengatakan Trump akan mewujudkan itu dalam sisa tiga tahun masa jabatnya.
Pejabat yang berbicara dengan syarat anonim itu mengatakan selain penggunaan militer, ada dua opsi lain untuk mendapatkan Greenland. Yaitu, opsi membeli Greenland atau membentuk Perjanjian Asosiasi Bebas (COFA) dengan wilayah Denmark itu.
Perjanjian COFA akan berhenti sebelum ambisi Trump menjadikan pulau berpenduduk 57 ribu jiwa itu bagian dari AS. Harga pembelian tidak disebutkan.
"Diplomasi selalu menjadi pilihan pertama Presiden Trump dalam hal apa pun. Dia menyukai kesepakatan. Jadi, jika kesepakatan dapat dicapai untuk mengakuisisi Greenland, itu pasti akan menjadi naluri pertamanya," kata pejabat itu.
Pemimpin Uni Eropa dan Kanada mendukung Greenland, dengan mngatakan pulau Arktik itu milik rakyatnya.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.