UEA dan Saudi Kompak Tolak Wilayahnya Digunakan Militer AS untuk Serang Iran
DUBAI, REQNews — Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan tidak akan mengizinkan wilayahnya digunakan untuk tindakan militer terhadap Iran. Sikap ini ditegaskan di tengah rencana Amerika Serikat melakukan serangan militer ke negara tersebut.
Kementerian Luar Negeri UEA menyebut negaranya tidak akan memberikan akses wilayah
Udara, darat, maupun perairan untuk operasi militer yang bersifat bermusuhan terhadap Iran. UEA juga menolak memberikan dukungan logistik apa pun. “Komitmen ini telah ditegaskan kembali,” demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri UEA, Selasa, 27 Januari 2026.
UEA menekankan penyelesaian krisis harus ditempuh melalui dialog dan upaya penurunan eskalasi, bukan pengerahan kekuatan. Pemerintah UEA juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap hukum internasional serta penghormatan terhadap kedaulatan negara.
Sikap serupa sebelumnya disampaikan Arab Saudi. Riyadh menegaskan tidak akan mengizinkan Amerika Serikat maupun negara
Surat kabar The Wall Street Journal melaporkan, sejumlah pejabat Arab Saudi telah menyampaikan jaminan kepada Iran bahwa wilayah udara Saudi tidak akan digunakan oleh militer Amerika Serikat. Arab Saudi juga menyatakan tidak akan terlibat dalam konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran, seperti yang terjadi pada Juni 2025.
Selain Arab Saudi, Oman dan Qatar juga disebut menyerukan kepada pemerintahan Presiden Donald Trump agar tidak menggulingkan pemerintahan Iran. Sejumlah pejabat dari negara-negara tersebut memperingatkan bahwa serangan terhadap Iran berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap pasar minyak global dan perekonomian Amerika Serikat
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.