REQNews.com

China Eksekusi 11 Terpidana Sindikat Penipuan Online Myanmar

News

Friday, 30 January 2026 - 16:00

China (Foto: Istimewa)China (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQNews  — Pemerintah China mengeksekusi mati 11 orang yang terkait dengan sindikat kriminal berbasis di Myanmar, Kamis 29 Januari 2026. Mereka disebut sebagai anggota penting jaringan penipuan telekomunikasi atau penipuan online lintas negara, menurut laporan media pemerintah China.

Pusat-pusat penipuan tersebut berkembang pesat di wilayah perbatasan Myanmar yang minim pengawasan hukum. Aktivitas ilegal itu telah menjelma menjadi industri gelap bernilai miliaran dolar dengan korban tersebar di berbagai negara.

Operasi penipuan umumnya dijalankan oleh warga negara asing, termasuk banyak warga China. Sejumlah kesaksian menyebutkan, sebagian pelaku direkrut melalui perdagangan manusia dan dipaksa menjalankan aksi penipuan daring di bawah ancaman kekerasan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Beijing meningkatkan kerja sama dengan negara-negara Asia Tenggara untuk membongkar jaringan tersebut. Ribuan warga China yang terlibat atau menjadi korban telah dipulangkan ke negaranya.

Kantor berita Xinhua melaporkan, 11 terpidana itu dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan di Wenzhou, Provinsi Zhejiang, pada September lalu. Pengadilan yang sama juga melaksanakan eksekusi setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

Para terpidana dinyatakan bersalah atas berbagai tindak pidana berat, termasuk pembunuhan berencana, penganiayaan, penahanan ilegal, penipuan, serta pendirian kasino ilegal.

Hukuman mati tersebut telah mendapat persetujuan Mahkamah Agung Rakyat China di Beijing. Lembaga peradilan tertinggi itu menyatakan bukti kejahatan yang dilakukan sejak 2015 bersifat konklusif dan mencukupi untuk menjatuhkan vonis maksimal.

Di antara mereka yang dieksekusi terdapat anggota “kelompok kriminal keluarga Ming,” sebuah jaringan yang disebut bertanggung jawab atas kematian sedikitnya 14 warga negara China serta melukai banyak korban lainnya.

Eksekusi ini menjadi sinyal keras Beijing dalam upaya memberantas kejahatan lintas negara, khususnya penipuan online yang kian marak dan merugikan warga China di dalam maupun luar negeri.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.