Viral Guru di Madura Babak Belur Dianiaya Wali Murid, Begini Kronologinya
SAMPANG, REQNews – Sebuah video penganiayaan terhadap seorang guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, viral di media sosial. Korban, yang merupakan guru tugas dari salah satu pondok pesantren, babak belur dikeroyok oleh wali murid dan keluarganya.
Peristiwa terjadi di Desa Pajeruan, Kecamatan Kedungdung. Dalam video, terlihat guru tersebut dikepung di sebuah warung, sementara beberapa ibu-ibu di sekitar lokasi menangis histeris menyaksikan pemukulan berlangsung.
Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Eko Puji Waluyo, memastikan kasus ini tengah ditangani serius oleh penyidik. “Kasus penganiayaan guru tugas ini sedang ditangani anggota Satreskrim Polres Sampang. Kami tengah mendalami laporan tersebut,” ujarnya, Minggu 8 Februari 2026.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, kejadian bermula saat guru mengajar di MI Miftahul Adfal. Salah satu murid kedapatan bercanda saat pelajaran berlangsung. Korban menegur, namun tegurannya diabaikan. Guru kemudian memberikan teguran fisik ringan menggunakan kayu kecil sebagai alat penunjuk di papan tulis.
Sayangnya, murid tersebut melaporkan peristiwa itu kepada orang tuanya dengan versi berbeda. Tidak lama kemudian, korban tengah beristirahat di warung dekat sekolah ketika didatangi orang tua murid berinisial S, didampingi kerabatnya, HA. Keduanya datang sambil membawa senjata tajam.
Tanpa ampun, korban langsung diserang menggunakan tangan kosong dan sarung senjata tajam. Pemukulan berlangsung brutal, mengakibatkan guru mengalami luka lebam di punggung, pundak, dan leher. Warga sekitar segera melerai dan menolong korban agar serangan tidak lebih parah.
Kasus ini memicu simpati luas dari masyarakat dan kalangan pesantren. Polisi kini terus mengejar pelaku agar mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.