REQNews.com

Kejati Kaltara Geledah 5 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi di Sektor Pertambangan

News

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:31

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara melakukan penggeledahan terkait dugaan korupsi di Kaltara (Foto: Istimewa)Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara melakukan penggeledahan terkait dugaan korupsi di Kaltara (Foto: Istimewa)

KALIMANTAN UTARA, REQnews - Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara (Kejati Kaltara) melakukan penggeledahan di lima lokasi terkait dengan kasus dugaan korupsi di sektor pertambangan di wilayah Kaltara pada Rabu 11 Februari 2026. 

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kaltara, Samiaji Zakaria mengatakan bahwa penggeledahan berlangsung di empat kantor dinas provinsi dan satu kantor perwakilan kementerian dilakukan sejak pukul 09.00 Wita hingga 17.30 Wita. 

"Penggeledahan dilakukan di 4 Kantor Dinas Provinsi Kaltara dan Kantor Perwakilan Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Provinsi Kaltara," kata Samiaji dalam keterangan tertulisnya pada Kamis 12 Februari 2026. 

Lokasi yang digeledah yaitu ada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara dan Kantor Perwakilan Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM. 

"(Penggeledahan dilakukan) guna mencari dan menemukan alat bukti maupun barang bukti terkait adanya indikasi tindak pidana korupsi pada sektor pertambangan di wilayah Provinsi Kaltara," katanya. 

Samiaji menjelaskan bahwa dari kelima tempat tersebut, penyidik mengambil dan mengamankan beberapa dokumen tertulis maupun dokumen elektronik. 

"Yang berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani," tambahnya. 

Sejauh ini, tim penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengonfirmasi validitas dokumen yang disita. 

"Saksi sudah kita mintai keterangan, termasuk bagian dari konfirmasi terhadap dokumen dan siapa yang perlu kita dalami," ujarnya.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.