REQNews.com

Viral Pengeroyokan Siswi di Bengkulu, Korban Masih Jalani Pemulihan Mental

News

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:00

Viral Siswa SMAN di Bengkulu Dikeroyok Kakak Kelas (Foto:Istimewa)Viral Siswa SMAN di Bengkulu Dikeroyok Kakak Kelas (Foto:Istimewa)

BENGKULU, REQNews - Sebuah video yang memperlihatkan aksi pengeroyokan terhadap siswi SMA di Kota Bengkulu viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi pada 4 Februari 2026 dan menimpa seorang siswi kelas X SMAN 1 Kota Bengkulu berinisial A.

Dalam rekaman yang beredar, korban tampak dijambak hingga terjatuh, lalu dipukul dan ditendang oleh sejumlah siswi yang diduga merupakan kakak kelasnya. Kejadian tersebut berlangsung di lingkungan sekolah. Beberapa siswa terlihat hanya menyaksikan, sementara sebagian lainnya berusaha melerai.

Kasus ini pertama kali ramai setelah diunggah akun Instagram @bekasikinian pada Kamis 12 Februari 2026. Sejak itu, video tersebut memicu reaksi luas dari warganet.

Saat ini, korban masih menjalani pemulihan di rumah. Kondisinya belum sepenuhnya pulih, terutama secara mental. Plt Asisten I Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, yang mewakili Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, telah menjenguk korban. Ia menyebut korban masih mengalami trauma berat.

Menurut Sahat, selain luka fisik seperti bekas gigitan, nyeri di kepala akibat jambakan, dan sakit di bagian pinggang, kondisi psikologis korban juga masih terguncang. Suasana hati korban disebut belum stabil dan membutuhkan waktu untuk pemulihan.

Ibu korban, berinisial M, mengungkapkan bahwa anaknya mengalami banyak luka memar dan sempat pingsan saat kejadian. Ia juga menyebut pihak guru baru mengetahui insiden tersebut setelah ada siswa lain yang melapor.

Dari keterangan keluarga, konflik diduga berawal dari persoalan pertemanan yang merembet ke media sosial. Korban disebut sempat mengunggah foto di Instagram yang kemudian memicu komentar dan pesan langsung dari para terduga pelaku, hingga akhirnya berujung pada aksi kekerasan.

Pihak sekolah menyatakan bahwa kasus tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan. Kepala SMAN 1 Bengkulu, Syahroni, mengatakan kedua belah pihak telah dipanggil dan sepakat menandatangani surat pernyataan damai. Keluarga terduga pelaku juga disebut bersedia menanggung biaya pengobatan korban hingga pulih.

Meski telah ada kesepakatan damai, warganet terus menyuarakan dukungan bagi korban. Tagar yang menuntut keadilan ramai digunakan di media sosial. Publik mendesak agar kasus ini tetap ditindaklanjuti secara serius demi mencegah peristiwa serupa terulang di lingkungan sekolah.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.