REQNews.com

Polisi Tangkap 4 Pelaku Kekerasan terhadap Anggota Brimob dan Pembakaran Ruko di Yahukimo

News

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:45

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo (Foto: Istimewa)Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo (Foto: Istimewa)

PAPUA PEGUNUNGAN, REQnews - Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap empat orang yang diduga sebagai pelaku kekerasan di wilayah Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. 

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Yusuf Sutejo mengatakan bahwa dua di antaranya dipastikan terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan, termasuk penganiayaan terhadap personel Brimob pada tahun 2022, serta aksi pembakaran ruko di Yahukimo pada 14 Februari 2026. 

"Yang masing-masing berinisial GW dan EH diamankan pada hari yang sama. Sementara dua lainnya masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman," kata Yusuf dalam keterangannya dikutip pada Rabu 18 Februari 2026. 

Menanggapi narasi yang menyebut para pelaku sebagai warga sipil biasa, Yusuf menegaskan bahwa setiap penindakan dilakukan berdasarkan alat bukti, keterangan saksi, serta data yang telah diverifikasi. 

“Yang kami amankan adalah pihak-pihak yang teridentifikasi berdasarkan bukti. Klaim bahwa mereka warga sipil biasa adalah narasi yang tidak berdasar. Faktanya, korban dari aksi kekerasan ini justru masyarakat sipil,” katanya. 

Ia menegaskan bahwa pengamanan fasilitas publik juga menjadi fokus. Karena fasilitas-fasilitas tersebut merupakan sumber kehidupan dan kegiatan bagi masyarakat. 

“Kalau sekolah dibakar dan ambulans dirusak, yang terdampak langsung adalah masyarakat. Anak-anak bisa kehilangan hak belajar, pelayanan kesehatan bisa lumpuh. Itu sebabnya pengamanan fasilitas publik menjadi fokus kami,” ujarnya. 

Diketahui, aparat sebelumnya menemukan indikasi perusakan fasilitas publik, termasuk dugaan pembakaran ruang kelas di wilayah Yahukimo. 

"Di lokasi ditemukan botol berisi sisa bahan bakar dan potongan kayu terbakar, sementara instalasi listrik dalam kondisi tidak aktif," katanya. 

Bahkan, sempat terjadi upaya pembakaran satu unit ambulans yang merupakan satu-satunya sarana transportasi medis warga setempat. 

"Namun aksi tersebut berhasil digagalkan setelah warga melakukan negosiasi," ujarnya.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.