REQNews.com

Pelita Air Buka Suara Soal Pesawat Charter yang Jatuh di Nunukan

News

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:15

Diduga pesawat jatuh di perbukitan Krayan, Kalimantan Utara (Foto: Istimewa)Diduga pesawat jatuh di perbukitan Krayan, Kalimantan Utara (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Pesawat Pelita Air Service PAS 7101 rute Long Bawan-Tarakan diduga jatuh usai lepas landas dari Long Bawan di Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis 19 Februari 2026, pukul 12.20 WITA. 

Corporate Secretary Pelita Air, Patria Rhamadonna buka suara. Ia menyatakan pesawat yang mengalami kecelakaan merupakan salah satu armada charter Pelita Air, tanpa membawa penumpang. 

"Penerbangan tersebut merupakan layanan kargo pengangkut bahan bakar yang diawaki oleh satu orang pilot, tanpa awak kabin maupun penumpang," kata Patria dalam keterangannya pada Kamis 19 Februari 2026. 

Patria mengatakan pihaknya kini masih melakukan investigasi dan koordinasi dengan pihak terkait insiden jatuhnya pesawat tersebut. 

"Informasi resmi dan perkembangan terbaru akan kami sampaikan secara berkala melalui kanal resmi Pelita Air," katanya. 

Berdasarkan informasi awal dari AirNav Indonesia, pesawat itu jatuh saat cuaca cukup cerah dengan jarak pandang sejauh 9 kilometer. 

Pukul 12.10 WITA: Pesawat lepas landas dari Long Bawan. Seharusnya pesawat ini melapor saat melewati Malinau pada 12.24 WITA dan tiba di Tarakan pada 13.15 WITA. 

Pukul 12.20 WITA: Menara Pengawas (Tower) di Malinau mendapat info bahwa pesawat lain (PK BVN) menangkap "sinyal darurat (Emergency Locator Transmitter—ELT)". Sinyal ini biasanya memancar otomatis jika pesawat mengalami benturan keras. 

Pukul 12.27 WITA: Pesawat lain lagi (PK MEE) mengonfirmasi juga mendengar sinyal darurat tersebut. 

Pukul 12.30 WITA: Malinau mengonfirmasi titik koordinat sinyal darurat tersebut berada di N 03 53 53 E 115 52 43. 

Pukul 12.50 WITA: Info dari Long Bawan menyatakan tim bandara bergerak ke lokasi sekitar 5 km dari ujung landasan (di balik gunung). Ada saksi mata (personel di Apron) yang "melihat pesawat menukik ke bawah". 

Pukul 13.15 WITA: Hingga waktu estimasi kedatangan (ETA), pesawat belum menghubungi Tarakan.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.