REQNews.com

Bos Narkoba Paling Ditakuti Tewas dalam Operasi Militer, Kartel Ubah Kota-Kota Meksiko Jadi Medan Perang

News

Monday, 23 February 2026 - 15:01

Perang Narkoba Meksiko (Foto: Wikipedia)Perang Narkoba Meksiko (Foto: Wikipedia)

MEXICO CITY, REQNews  – Kematian Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho dalam operasi militer pada Minggu 22 Februari 2026 memicu gelombang kekerasan di berbagai kota di Meksiko. Bos Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) itu tewas akibat luka-luka yang dideritanya saat pasukan khusus melakukan operasi penangkapan di Tapalpa, Negara Bagian Jalisco.

Sekretariat Pertahanan Nasional Meksiko mengumumkan bahwa unit elite mereka berhasil menewaskan sosok yang selama ini dikenal sebagai pemimpin salah satu kartel paling kuat dan berbahaya di negara tersebut. Operasi di Tapalpa itu disebut sebagai bagian dari upaya besar pemerintah memberantas jaringan kejahatan terorganisasi.

Tak lama setelah kabar kematian El Mencho tersebar, CJNG merespons dengan aksi balasan. Anggota kartel memblokir sejumlah jalan utama dan menyerang kendaraan patroli aparat keamanan. Situasi dengan cepat memburuk dan meluas.

Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, langsung menyatakan keadaan darurat. Kekerasan kemudian menjalar ke sejumlah negara bagian lain, termasuk Michoacán, Tamaulipas, Zacatecas, Colima, dan Oaxaca.

Berbagai video yang beredar di media sosial memperlihatkan kendaraan dibakar dan orang-orang bersenjata berkeliaran di jalanan. Di Guadalajara, pria-pria bersenjata lengkap dengan rompi antipeluru terekam mendatangi sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan membakarnya.

Dampak kekerasan juga terasa pada sektor transportasi udara. Seluruh penerbangan masuk dan keluar dari Bandara Puerto Vallarta serta Bandara Guadalajara ditangguhkan. Dari dalam Bandara Guadalajara—bandara terbesar ketiga di Meksiko—rekaman menunjukkan penumpang berlarian mencari perlindungan ketika suara tembakan terdengar dari kejauhan.

Rekaman lain dari lokasi kejadian memperlihatkan aparat keamanan yang terluka, kendaraan patroli hancur, dan sejumlah jenazah tergeletak di jalan.

Situasi yang memburuk mendorong Kedutaan Besar Amerika Serikat di Meksiko mengeluarkan peringatan keamanan. Kedutaan mendesak warga negara AS untuk mencari perlindungan, menghindari kerumunan, serta tetap waspada terhadap perkembangan situasi.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi pemerintah. “Di sebagian besar wilayah negara, aktivitas berjalan normal,” tulisnya di X, sebagaimana dilansir RT.

Sementara itu, seorang pejabat pertahanan AS mengatakan kepada CBS News bahwa Amerika Serikat berperan dalam penggerebekan terhadap El Mencho melalui gugus tugas anti-kartel gabungan yang dibentuk oleh militer Meksiko dan Komando Utara AS. Meski demikian, pejabat tersebut menegaskan operasi itu tetap merupakan “operasi militer Meksiko.”

Kematian El Mencho menandai babak baru dalam perang panjang pemerintah melawan kartel narkoba. Namun respons brutal CJNG menunjukkan bahwa kekuatan dan jaringan mereka masih mampu mengguncang stabilitas keamanan di berbagai wilayah Meksiko dalam waktu singkat.
 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.