Berlumuran Darah! Sedang Tunggu Giliran Sidang Proposal, Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Mahasiswa
RIAU, REQNews - Peristiwa pembacokan terjadi di lingkungan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau pada Kamis pagi, 26 Februari 2026. Seorang mahasiswi berinisial FAP (23) terluka setelah diserang mahasiswa lain berinisial RM (21). Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 07.00–07.30 WIB di Gedung Fakultas Syariah dan Hukum, dan rekamannya beredar luas di media sosial.
Video berdurasi sekitar 1 menit 20 detik memperlihatkan korban tergeletak dengan luka di kepala dan tangan. Darah tampak mengalir. Di dekatnya, pelaku berdiri sambil memegang senjata. Sejumlah orang kemudian datang mengamankan situasi dan menolong korban.
Menurut informasi yang dihimpun, FAP sudah berada di ruang sidang proposal sejak pukul 07.00 WIB. Ia disebut duduk seorang diri menunggu giliran. Sekitar setengah jam kemudian, RM masuk ke ruangan tersebut. Ia mengeluarkan kapak dan menyerang kepala serta tangan kiri korban.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dalam kondisi terluka. Namun pelaku mengejarnya hingga korban terjatuh terlentang di lantai. Dalam rekaman yang beredar, korban tampak menahan kapak yang diarahkan kepadanya. Mahasiswa lain di sekitar lokasi berteriak meminta pelaku menghentikan aksi sebelum petugas keamanan datang.
Salah seorang mahasiswa, Dimas, mengatakan peristiwa itu terjadi ketika korban sedang menunggu sidang proposal.
“Awalnya korban menunggu untuk sidang proposal di ruangan Fakultas Syariah dan Hukum. Kami sedang belajar di ruangan sebelah. Saat kami lihat keluar tampak pelaku sedang membacok korban di depan ruangan. Kami tidak berani menolong karena pelaku membawa kapak,” kata Dimas, Kamis, 26 Februari 2026.
Polisi kemudian mengamankan RM di Polsek Binawidya. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, mengatakan penyidik masih mendalami motif dan kronologi kejadian. Barang bukti berupa kapak dan parang turut disita.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait motif dan kronologi kejadian. Diduga dipicu persoalan pribadi terkait hubungan percintaan. Namun, kami masih mendalami motif dan kronologinya," ujar Anggi.
Korban kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Polisi menyebut korban mengalami luka bacok cukup dalam di bagian kepala dan tangan. Ia direncanakan dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas yang lebih lengkap.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.