REQNews.com

Pasien Meninggal, Tenaga Medis di Jayapura Jadi Korban Penganiayaan

News

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:01

Ilustrasi DokterIlustrasi Dokter

JAYAPURA, REQNews - Dugaan penganiayaan terhadap tenaga medis terjadi di RSUD Yowari, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu malam, 25 Februari 2026. Seorang dokter dan perawat jaga Instalasi Gawat Darurat dilaporkan menjadi korban setelah pasien yang ditangani dinyatakan meninggal dunia.

Korban adalah dr SS (32), dokter jaga IGD, dan HT (38), perawat jaga. Terduga pelaku berinisial SS (69), orang tua pasien.

Peristiwa bermula ketika pasien berinisial SS (40) datang dalam kondisi kritis dan mendapatkan tindakan medis berupa resusitasi jantung paru. Sekitar pukul 20.20 WIT, pasien dinyatakan meninggal dunia oleh dokter jaga.

Kabar kematian itu diduga memicu emosi keluarga hingga berujung pada dugaan penganiayaan terhadap tenaga medis yang sedang bertugas. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

Polres Jayapura menyatakan telah menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengumpulkan keterangan saksi dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna menjaga situasi tetap kondusif.

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan menegaskan penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan hukum.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Tenaga medis menjalankan tugas kemanusiaan yang harus dihormati dan dilindungi bersama,” ujar Dionisius, Jumat, 27 Februari 2026.

Selain memproses laporan, kepolisian meningkatkan pengamanan di RSUD Yowari untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pascainsiden.

Kapolres juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pasien. Ia meminta semua pihak menyikapi peristiwa tersebut secara bijak dan mempercayakan penanganannya kepada aparat penegak hukum.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.