REQNews.com

Ojol Serang Kampus UNM Makassar, Rusak Fasilitas Gedung Pinisi

News

Friday, 06 March 2026 - 09:00

driver ojol (Foto:Istimewa)driver ojol (Foto:Istimewa)

MAKASSAR, REQNews - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) menyerang dan merusak sejumlah fasilitas di Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), Jalan Andi Pangeran Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis malam. Aksi tersebut dipicu kabar seorang driver ojol diduga dipukuli mahasiswa yang tengah berunjuk rasa dengan memblokir jalan di depan kampus.

Peristiwa bermula ketika Emil, seorang pengemudi ojol, hendak mengantar pesanan makanan dan mencoba melintas di lokasi demonstrasi mahasiswa.

"Kronologinya itu, kita lagi mengantar orderan makanan. Dari kami ojol sudah minta izin ke pendemo membuka jalan mau menyelesaikan pengantaran order. Tapi, tidak mau, lalu tiba-tiba saya diserang," ujar Emil kepada awak media di lokasi kejadian.

Selain dihalangi melintas, Emil mengaku dipukuli oleh oknum mahasiswa. Sepeda motornya juga dirusak. Ia menyebut adiknya yang berada di lokasi turut menjadi korban pemukulan.

"Motor dirusak, dihancurkan. Sementara ini baru satu diketahui (rusak), tidak tahu kalau ada motor teman-teman lain (dirusak). Adik saya juga dipukuli, ini sementara visum dan sudah ada pertanggungjawaban dari kampus," tuturnya.

Kabar pemukulan terhadap Emil dan perusakan motornya menyebar di kalangan komunitas ojol, terutama karena peristiwa itu terjadi saat menjelang waktu berbuka puasa. Informasi tersebut memicu solidaritas sesama pengemudi.

Ratusan ojol kemudian mendatangi lokasi demonstrasi dan melempari mahasiswa dengan batu hingga massa aksi mundur ke dalam area kampus. Para pengemudi yang terus berdatangan kemudian merangsek masuk ke lingkungan kampus sambil mengejar mahasiswa yang berlarian.

Di dalam kampus, massa ojol merusak sejumlah fasilitas di lantai dasar Gedung Pinisi, termasuk kaca jendela, sambil mencari pihak yang diduga melakukan pemukulan.

Polisi dari Polrestabes Makassar dikerahkan untuk meredam situasi agar tidak semakin meluas. Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana turun langsung ke lokasi untuk menenangkan massa.

"Insyaallah apa yang menjadi keinginan rekan-rekan ojol akan kami laksanakan. Kami akan memproses pelaku (pemukulan) dan memperbaiki motor yang dirusak," ujar Arya.

Menurut Arya, kedatangan ratusan ojol ke kampus tidak lepas dari solidaritas terhadap rekan mereka yang diduga dipukuli saat sedang bekerja mengantar pesanan.

"Kejadiannya itu, ada rekan ojol berselisih paham dengan pengunjuk rasa (dihalangi lewat). Motornya juga dirusak. Karena rasa solidaritas ojol mereka kumpul menuntut keadilan," katanya.

Polisi memastikan akan mencari pelaku pemukulan dan memprosesnya secara hukum. Sementara sepeda motor milik pengemudi ojol yang dirusak akan diganti agar dapat kembali digunakan untuk bekerja.

Hingga kini, civitas akademika Universitas Negeri Makassar belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.

Adapun demonstrasi mahasiswa di depan kampus saat itu berkaitan dengan tuntutan agar dilakukan reformasi total terhadap institusi kepolisian menyusul sejumlah kasus kekerasan aparat yang menimbulkan korban jiwa.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.