REQNews.com

Filipina Kerja Empat Hari Sepekan Akibat Perang Israel/AS-Iran

News

Sabtu, 07 Maret 2026 - 20:19

Foto: BernamaFoto: Bernama

Manila, REQNews.com -- Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr menyetuui pemberlauan kerja empat hari sepekan untuk kantor-kantor pemerintah mulai Senin 9 Maret, akibat perang Israel/AS vs Iran.

"Semua aktivitas dan perjalanan aparat pemerintah yang tidak penting juga dilarang," kata Marcos Jr. "Rapat atau kegiatan membangun tim dapat dilaksanakan secara daring."

Menurut Marcos Jr, minggu kerja yang pendek ini bersifat sementara dan tidak mencakup layanan darurat, kepolisian, dan petugas Damkar. Ia juga memerintahkan lembaga-lembaga pemeirntah mengurangi penggunaan listrik sebesar 10 sampai 20 persen.

Filipina mengimpor hampir seluruh kebutuhan minyak dari Iran. Serangan Israel/AS ke Iran dipastikan memicu inflasi, karena harga minya akan mencapai level tertinggi dalam 13 bulan sejak Februari 2026.

"Kita tidak tahu kapan perang di Timur Tengah akan berakhir. Kita adalah korban perang yang tidak kita pilih dan tidak kita inginkan," kata Marcos Jr. "Kita tidak dapat mengendalikan perang, tapi kita melindungi rakyat."

Banyak ekonom memandang Filipina sebagai salah satu negara paling rentan di kawasan Asia-Pasifik terhadap inflasi dan risiko pertumbuhan yang dipicu oleh konflik Timur Tengah.

"Negara kepulauan ini “cenderung mengalami inflasi yang lebih kuat karena harga bahan bakar ritel lebih didorong oleh pasar dan subsidi terbatas,” kata Deepali Bhargava, kepala riset regional di ING Bank.

Kamar Dagang dan Industri Filipina memperingatkan bahwa empat hari per minggu dapat secara signifikan memengaruhi industri manufaktur, pilar utama perekonomian.

“Kita telah beroperasi dengan sumber daya yang terbatas dan pengurangan lebih lanjut jumlah hari kerja dapat memengaruhi komitmen kita,” kata presiden kamar dagang Perry Ferrer sebelum pengumuman Marcos.

Awal pekan ini, pemerintahan Marcos memerintahkan kantor-kantor pemerintah untuk mengatur pendingin udara mereka tidak lebih rendah dari 24C (75F) dan mengadopsi pengaturan kerja fleksibel untuk membantu menghemat bahan bakar. Marcos menegaskan kembali pada hari Jumat bahwa ia sedang mencari wewenang darurat dari Kongres untuk memangkas pajak produk minyak bumi jika diperlukan.

Pejabat lain juga telah mengumumkan langkah-langkah penghematan energi. Wakil Presiden Sara Duterte telah mendesak para pendukungnya untuk menahan diri dari mengorganisir konvoi kendaraan atau iring-iringan kendaraan ketika mereka memprotes saingan politiknya, Marcos.


Aplikasi 'bahan bakar virtual'

Beberapa lembaga pemerintah mengatakan mereka akan memberikan subsidi bahan bakar kepada nelayan, petani, dan pengemudi angkutan umum. Ada juga aplikasi yang dapat digunakan warga untuk mengunci harga energi di muka.

Tim Gonzales, seorang pemasar online berusia 30 tahun yang memiliki kendaraan sport utility (SUV) untuk keluarganya, mengatakan ia menggunakannya untuk membeli sekitar 300 liter solar. “Saya bisa membeli ‘bahan bakar virtual’ dalam jumlah liter di muka dan mengunci harga saat ini,” katanya.

Gonzales telah menggunakan aplikasi ini sejak tahun 2022 dan telah membuat komunitas Facebook untuk membantu lebih dari 16.000 anggotanya melawan kenaikan harga. “Liter-liter itu akan cukup untuk kebutuhan kami selama beberapa bulan.”

Yang lain berupaya bertahan dengan cara yang berbeda.

Rowena Brucal mengelola kantin sekolah di distrik keuangan Makati. Kantin tersebut menghabiskan sekitar dua tangki gas petroleum cair (LPG) dalam empat hari. Meskipun ia tidak dapat berbuat apa pun terhadap kenaikan harga, ia mulai menghemat uang dengan mengurangi jumlah makanan dalam setiap sajian.

“Kami juga mematikan lampu ketika tidak ada pelanggan karena mengurangi konsumsi adalah cara yang tepat,” katanya.
 

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.