Iran Gunakan Video LEGO dalam Perang PR Melawan AS/Israel
Tehran, REQNews.com -- Media Iran merilis video bergaya LEGO yang menggambarkan serangan balasan Tehran terhadap Israel/AS yang mengebom taman kana-kanak putri dan membunuh 168 siswa.
Narasi Kemenangan, demikian judul video itu, beredar luas secara online pada Minggu 9 Maret. Video dimulai dengan sosok kartun Presiden Donald Trump -- yang ditemani iblis -- membaca berkas Jeffrey Epstein.
Setelah itu Trump digambarkan mengamuk dan memerintahkan serangan terhadap taman kanak-kanak putri di Minab, yang menewaskan seluruh siswi, staf pengajar, dan beberapa orang tua siswi. Seorang tentara Iran yang penuh dendam digambarkan memeriksa rerutuhan dan bersiap melakukan pembalasan.
Tehran secara resmi menyalahkan Israel dan AS atas serangan itu. Iran juga menggugat media Barat yang diam dan masyarakat internasional yang tiba-tiba tuli.
Berikutnya, video menyaikan gelombang serangan rudal dan drone Iran ke kota-kota di Israel dan pangkalan militer AS di Teluk. Saat kehancuran menyebar, PM Benjain Netanyahu digambarkan melarikan diri, juragan minyak panik, dan drone Iran menghancurkan kapal induk AS. Salah satu adegan terakhir memperlihatkan pesawat angkut AS menurunkan peti mati berselimut bendera AS.
Rilis tersebut terjadi beberapa hari setelah Gedung Putih memposting video PR mereka sendiri tentang X. Klip tersebut dibuka dengan meme Grand Theft Auto: San Andreas yang menunjukkan protagonis CJ berkata "Ah sial, ini dia lagi," sebelum beralih ke cuplikan serangan AS di Iran, setiap serangan ditumpangkan dengan layar "kalah" dalam game yang muncul ketika karakter tersebut mati.
Ini bukan pertama kalinya media Iran menggunakan animasi bergaya Lego dalam pesan mereka. Pada Juni 2025, selama perang 12 hari dengan Israel dan AS, sebuah video serupa menggambarkan respons Teheran terhadap serangan terhadap fasilitas nuklir Isfahan sebagai sebuah kemenangan.
Klip tersebut menunjukkan Trump dan Netanyahu berdiri di samping sosok iblis sebelum rudal Iran menghantam target Israel, dan diakhiri dengan kalimat: "Kitalah yang mengendalikan permainan ini."
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
