Iran dan Lebanon Gempur Israel, Jutaan Orang Tidak Bisa Tidur
TEL AVIV, REQnews - Jutaan warga Israel tidak bisa tidur sepanjang Selasa 10 Maret 2025 malam hingga Rabu 11 Maret 2026 dini hari waktu setempat. Hal ini karena serangan yang dilakukan Iran dan Lebanon.
Melansir Al Jazeera, jutaan warga Israel berlari ke tempat perlindungan dan banyak yang gagal masuk tempat perlindungan. Momen menakutkan itu terjadi setelah Iran dan Lebanon melancarkan serangan ke sejumlah titik di Israel.
Sistem radar Israel juga disebut terganggu sehingga kemampuan untuk memperingatkan orang-orang telah berkurang karena serangan rudal Iran yang terus berlanjut. Hal ini membuat orang-orang di Israel kesulitan untuk mengetahui kapan rudal dari Iran datang.
Setidaknya terdapat enam rudal yang diluncurkan dari Iran, sementara serangan dari Lebanon juga membuat sirine meraung berulang kali.
Sejumlah drone yang diluncurkan Iran dan Lebanon juga berhasil menembus sistem pertahanan Israel dan mencapai daerah-daerah jauh di dalam negeri Israel.
Sebelumnya, Israel telah memperingatkan tentang ancaman dari rudal-rudal baru yang dikirim dari Iran, khususnya yang memiliki hulu ledak terfragmentasi yang pecah ketika meledak.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
