REQNews.com

Pentolan KKB Yahukimo yang Kabur dari Lapas Wamena Kembali Ditangkap

News

Tuesday, 17 March 2026 - 17:00

Ilustrasi Penjara (Foto: Istimewa)Ilustrasi Penjara (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQNews – Upaya pelarian salah satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berakhir setelah aparat berhasil meringkusnya. Ferly Wesabla alias Ferlin (21), yang sebelumnya kabur dari Lapas Kelas IIB Wamena, kini kembali diamankan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz.

Ferlin diketahui merupakan bagian dari KKB Kodap XVI Yahukimo dan terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Bripda Oktovianus.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, menjelaskan penangkapan dilakukan setelah petugas memperoleh informasi terkait keberadaan pelaku di suatu wilayah.

“Penangkapan dilakukan setelah aparat memperoleh informasi mengenai keberadaan yang bersangkutan di wilayah tersebut,” ujar Yusuf dalam keterangannya, Selasa 17 Maret 2026.

Dari hasil penelusuran aparat, Ferlin terpantau tengah mengendarai sepeda motor menuju rumah keluarganya yang berada di kawasan Ekselon II. Saat hendak diamankan, pelaku sempat mencoba melarikan diri.

Ia bahkan berusaha menghindari petugas dengan bersembunyi di area semak-semak. Namun upaya tersebut tidak berhasil, dan aparat akhirnya mampu mengamankan pelaku tanpa perlawanan berarti.

Saat ini, Ferlin telah dibawa ke Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

Selain proses hukum terhadap pelaku, aparat juga berkoordinasi dengan pihak Lapas Kelas IIB Wamena terkait prosedur penyerahan kembali narapidana tersebut.

Yusuf juga mengingatkan pentingnya peningkatan sistem pengawasan di lembaga pemasyarakatan guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Kami juga berharap pihak lembaga pemasyarakatan dapat terus meningkatkan sistem pengawasan dan pengamanan terhadap para narapidana, sehingga kejadian pelarian dapat diminimalisir dan proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal,” tutupnya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.