REQNews.com

Menolak Hubungan Intim, Pemilik Warung Tewas Dibunuh Pegawai Sendiri

News

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:00

Ilustrasi mayat (Foto:Istimewa)Ilustrasi mayat (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Peristiwa memilukan terjadi di wilayah Subang, ketika seorang perempuan ditemukan tak bernyawa di tempat usahanya sendiri. Kasus ini mengungkap sisi kelam hubungan antara korban dan pelaku yang berujung tragis.

Korban diketahui berinisial NA (47), warga asal Tasikmalaya, yang mengelola sebuah warung kopi yang juga digunakan sebagai tempat karaoke di kawasan Patokbeusi. Sosok pelaku, AR (44), awalnya merupakan pelanggan yang kemudian dipercaya untuk ikut bekerja di tempat tersebut.

Kejadian ini terungkap setelah warga mencium bau tidak sedap dari dalam warung. Saat diperiksa, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dan diduga telah tewas selama beberapa hari.

Polisi bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut. Dalam waktu kurang dari 24 jam, pelaku berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula dari interaksi antara pelaku dan korban pada Sabtu pagi, 21 Maret 2026.

"Pelaku mendatangi korban yang berada di kamar mandi dan mengajaknya berhubungan intim. Namun ajakan tersebut ditolak," ungkap Kapolres.

Penolakan itu disebut karena korban telah menganggap pelaku layaknya saudara sendiri. Namun, respons tersebut justru memicu emosi pelaku hingga kehilangan kendali.

Dalam kondisi gelap mata, pelaku kemudian menyerang korban dari belakang menggunakan balok kayu. Serangan dilakukan berulang kali hingga korban tidak berdaya.

"Hasil autopsi menunjukkan korban meninggal akibat trauma tumpul di bagian kepala yang menyebabkan perdarahan fatal," ucapnya.

Setelah memastikan korban tak lagi bergerak, pelaku melanjutkan aksinya dengan mengambil sejumlah barang berharga milik korban. Barang yang dibawa kabur meliputi dua ponsel, uang tunai, jam tangan, tas berisi dokumen penting, hingga sepeda motor.

Tidak berhenti di situ, kendaraan milik korban bahkan sempat digadaikan oleh pelaku di kawasan Cikarang Utara, Bekasi, dengan nilai Rp3,5 juta.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam tindak kejahatan tersebut.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.